Berita

Mantan Sekretaris Jenderal Palang Merah Indonesia (PMI), Sudirman Said/Ist

Nusantara

Sudirman Said:

Tak Ada Ruang Cari Untung di PMI

KAMIS, 12 DESEMBER 2024 | 10:37 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Mantan Sekretaris Jenderal Palang Merah Indonesia (PMI), Sudirman Said menegaskan tidak ada ruang bagi kepentingan pribadi dalam organisasi kemanusiaan PMI. 

Lewat akun X miliknya, Sudirman berterima kasih atas perhatian, komentar, dan dukungan yang diberikan warganet kepada PMI. Dia pun memberikan klarifikasi mengenai pengelolaan dana di PMI.

Sudirman yang memiliki pengalaman panjang di dunia kemanusiaan, termasuk dalam rehabilitasi dan rekonstruksi pasca tsunami Aceh dan Nias pada 2004, menjelaskan bahwa seluruh pengurus PMI bekerja secara sukarela tanpa imbalan materi yang menggiurkan. 


"Karyawan memang dibayar, tapi tingkat gajinya tak menarik, bila tidak terpanggil untuk melayani sesama," kata Sudirman seperti dikutip redaksi, Kamis 12 Desember 2024.

Ia juga menegaskan bahwa dana yang diterima PMI, baik dari sumber internal maupun hibah internasional, sepenuhnya digunakan untuk membiayai operasional dan kegiatan kemanusiaan. 

"Bulan Dana PMI, misalnya, diselenggarakan oleh PMI Kabupaten/Kota, hasilnya menjadi pendukung utama operasional PMI tingkat kabupaten/kota," kata Sudirman.

Selain itu, hibah dari pemerintah maupun kerjasama internasional juga dikelola secara transparan dan diaudit dengan ketat oleh pihak donor. 

Bahkan, jika PMI mendapatkan keuntungan dari proyek pabrik fraksionasi plasma, seluruhnya akan dipergunakan untuk mendukung operasional organisasi.

Sudirman juga mengingatkan bahwa dalam PMI tidak ada tempat untuk mereka yang memiliki niat untuk memanfaatkan organisasi untuk kepentingan pribadi.

"Karena itu, mereka yang menggunakan diksi berebut mungkin salah memahami suasana batin organisasi PMI," kata Sudirman.

Ia menegaskan bahwa PMI tetap fokus pada misi kemanusiaan, yaitu membantu sesama tanpa ada unsur kepentingan individu.

"Bila kita memiliki motif lurus mau mengabdi, tak ada ruang untuk memanfaatkan PMI bagi keuntungan pribadi," pungkas Sudirman.

Diketahui, Jusuf Kalla kembali terpilih sebagai Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI). Ia terpilih sebagai ketua umum periode 2024-2029 dalam Musyawarah Nasional (Munas) ke-22 yang digelar di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Senin, 9 Desember 2024.

Di sisi lain, Agung Laksono juga mengklaim sebagai Ketua Umum PMI versi Munas Tandingan. Sudirman Said menegaskan bahwa proses ini adalah ilegal.



Populer

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya