Berita

Ketua DPR RI Puan Maharani/RMOL

Nusantara

Pemerintah Didorong Mitigasi Titik Wisata Rawan Bencana Jelang Nataru

KAMIS, 12 DESEMBER 2024 | 09:46 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, pemerintah didorong memitigasi dampak cuaca ekstrem di sejumlah tempat wisata rawan bencana.

Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan, langkah tersebut harus dilakukan pemerintah dan instansi terkait demi kenyamanan wisatawan yang berlibur. Terlebih cuaca ekstrem diprediksi masih akan terjadi hingga akhir tahun nanti.

"Peringatan dari BMKG harus menjadi panggilan bagi pemerintah, khususnya pemerintah daerah, untuk meningkatkan langkah antisipasi," kata Puan dalam keterangan tertulisnya, Kamis 12 Desember 2024.


Puan mewanti-wanti agar kasus bencana alam di lokasi wisata yang menimbulkan korban jiwa terulang kembali.

"Pemerintah agar mengambil langkah strategis dalam memitigasi bencana. Sebentar lagi akan memasuki libur akhir tahun, biasanya mobilitas masyarakat akan tinggi,” sambungnya.

Puan lalu menyoroti pohon besar yang tumbang di tempat wisata Monkey Forest, di kawasan Ubud, Gianyar, Bali beberapa waktu lalu. 

Ia meminta pemerintah daerah mampu memitigasi dan mengantisipasi cuaca ekstrem dengan memberikan peringatan dini kepada wisatawan.

"Semoga insiden ini dapat ditangani dengan baik. Setiap Pemda agar dapat melakukan mitigasi untuk mengantisipasi pohon tumbang dalam cuaca ekstrem seperti sekarang ini," demikian Puan.

Insiden pohon tumbang di Monkey Forest, Ubud, Bali, pada Selasa, 10 Desember 2024 membuat dua orang WNA meninggal dan satu wisatawan lainnya mengalami luka-luka.

Video pohon tumbang tersebut viral di media sosial. Dalam video tampak sejumlah wisatawan panik berlarian menghindari pohon tumbang. Tragedi itu diawali dengan munculnya angin menyerupai puting beliung berskala kecil. 

"Kami prihatin atas bencana tersebut," kata Puan.

Berdasarkan keterangan BPBD Bali, terjadi juga bencana di 52 titik di wilayah tersebut pada Senin 9 Desember 2024, mulai dari bencana pohon tumbang, senderan jebol, hingga angin puting beliung. Beberapa rumah warga rusak akibat bencana-bencana tersebut.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap, cuaca ekstrem di sejumlah wilayah di Indonesia dipicu beberapa fenomena atmosfer yang terjadi dalam waktu yang bersamaan. 

Sementara bencana banjir, tanah longsor hingga pergerakan tanah terjadi di beberapa daerah, seperti di Kabupaten Sukabumi pada pekan lalu.


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya