Berita

Desk Jaminan Sosial KSPSI saat melakukan audiensi dengan BPJS Kesehatan/Ist

Nusantara

Gelisah Premi Naik, KSPSI Temui BPJS Kesehatan

RABU, 11 DESEMBER 2024 | 14:57 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Potensi kenaikan premi jaminan kesehatan dan defisit anggaran menjadi perhatian serius oleh Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI).

Terbaru, KSPSI mendatangi Kantor BPJS Kesehatan untuk membahas masalah premi dan defisit anggaran yang menjadi kekhawatiran para pekerja.

“Kami apresiasi atas kooperatifnya BPJS Kesehatan membuka diri untuk berinteraksi dengan Desk Jaminan Sosial KSPSI," kata Sekjen Desk Jamsos KSPSI, Achmad Ismail dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 11 Desember 2024.


Ismail mengatakan, kelancaran dan keberlanjutan penyelenggaraan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) harus bisa dijaga semua pihak. Namun demikian, hal itu tidak lantas dilakukan dengan menaikkan premi yang selama ini sudah memberatkan perusahaan.

Ada beberapa hal yang bisa ditempuh dalam mengatasi defisit anggaran, selain menaikkan premi. Misalnya melalui pemenuhan pembayaran atas piutang premi kepesertaan yang belum tertagih, pendalaman masalah tata kelola klaim ataupun dana penanggulangan program dari pemerintah.

"Soal premi JKN, ketetapannya diputuskan oleh pemerintah," sambung Ismail.

Adapun pertemuan KSPSI dan BPJS Kesehatan berlangsung pada Senin, 9 Desember 2024 di Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, turut dibahas isu-isu lainnya terkait kepesertaan, pelayanan, hingga akses kemanfaatan yang belum sepenuhnya adil dan merata.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya