Berita

Ustaz Adi Hidayat/Net

Politik

UAH Bantah Gantikan Miftah sebagai Utusan Khusus Presiden

RABU, 11 DESEMBER 2024 | 13:32 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pendakwah Ustaz Adi Hidayat (UAH) mengklarifikasi isu yang menyebut dirinya telah diangkat sebagai utusan khusus Presiden RI menggantikan Miftah Maulana Habiburrahman yang sebelumnya mengundurkan diri. 

"Melalui video ini saya ingin menyampaikan bahwa isu dimaksud tidak benar adanya," kata UAH seperti dikutip redaksi, Rabu 11 Desember 2024.

Dengan sikap rendah hati, UAH berkeyakinan masih banyak orang yang lebih pantas dan berwawasan untuk posisi Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan itu.


UAH juga meminta masyarakat untuk mengabaikan narasi yang beredar di media sosial dan grup WhatsApp terkait isu tersebut. Ia menegaskan bahwa Presiden memiliki hak prerogatif penuh dalam memilih staf yang sesuai.

Di sisi lain, UAH menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi masyarakat dan berkontribusi positif bagi bangsa. 

"Tentu kita tetap bersemangat mendoakan negeri ini mendoakan persatuan dan kebaikan-kebaikan yang mungkin kita bisa kerjakan secara kolektif," pungkasnya.

Miftah mundur dari Utusan Khusus Presiden setelah video olok-oloknya kepada pedagang es teh keliling, Sunhaji, viral di media sosial. Namun demikian, dia menegaskan keputusan tersebut diambil tanpa tekanan dari pihak manapun. 

"Keputusan ini saya ambil karena rasa cinta hormat dan tanggung jawab saya yang mendalam terhadap Bapak Presiden Prabowo Subianto serta seluruh masyarakat," kata Miftah di Pondok Pesantren Ora Aji, Sleman, Yogyakarta, Jumat, 6 Desember 2024.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya