Berita

Ilustrasi/Ist

Bisnis

Pasar Asia Pasifik Menguat Tipis di Rabu Pagi

RABU, 11 DESEMBER 2024 | 10:32 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Saham-saham di Pasar Asia-Pasifik menguat tipis pada perdagangan Rabu, 11 Desember 2024. 

Penguatan di Asia Pasifik ini bersamaan dengan situasi di pasar saham Amerika Serikat, di mana Wall Street anjlok dengan indeks acuan utama melemah menjelang data inflasi yang dapat memengaruhi keputusan suku bunga Federal Reserve.

Korea Selatan melaporkan tingkat pengangguran yang disesuaikan secara musiman sebesar 2,7 persen pada bulan November, menurut Statistik Korea, tidak berubah dari bulan sebelumnya.


Sementara Tiongkok akan memulai konferensi kerja ekonomi tahunan hari ini untuk menguraikan kebijakan ekonomi dan target pertumbuhan tahun depan.

Dikutip dari CNBC, S&P/ASX 200 Australia dibuka turun 0,31 persen. Nikkei 225 Jepang dan Topix yang berbasis luas dibuka hampir datar.

Di Korea Selatan, Kospi naik 0,11 persen dan Kosdaq yang berkapitalisasi kecil melonjak lebih dari 2 persen. 

Indeks Hang Seng Hong Kong berada pada level 20.435, lebih tinggi dari penutupan terakhir HSI di level 20.311,28. 

Kemarin, bursa saham China bervariasi di tengah koreksi saham di wall street yang menyebabkan indeks S&P 500 dan Nasdaq turun dari rekor tertinggi jelang data inflasi utama.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya