Berita

Rapat koordinasi antisipasi banjir di wilayah Jabodetabek sebagai dampak curah hujan ekstrem di gedung Kemenko PMK, Jakarta Pusat, Selasa, 10 Desember 2024/Istimewa

Politik

Pemerintah Telah Antisipasi Dampak Cuaca Ekstrem

SELASA, 10 DESEMBER 2024 | 17:45 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Langkah antisipasi banjir sebagai dampak dari cuaca ekstrem harus dilakukan di seluruh daerah, termasuk di Jabodetabek. Yakni meminimalkan dampak banjir dengan modifikasi cuaca yang dilakukan BMKG, BNPB, dan Pemerintah Daerah.

"Modifikasi cuaca tidak menghilangkan hujan, tetapi mengurangi intensitasnya. Sehingga beban pada infrastruktur dapat diminimalkan," kata Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, saat memimpin rapat koordinasi antisipasi banjir di wilayah Jabodetabek di gedung Kemenko PMK, Jakarta Pusat, Selasa, 10 Desember 2024.

Dia pun meminta seluruh infrastruktur yang ada saat ini untuk diperbaiki, dirawat, dan dioptimalkan. Serta membentuk posko bersama untuk koordinasi realtime.


Pratikno melanjutkan, jika banjir tetap terjadi, pemerintah telah menyiapkan langkah tanggap darurat, termasuk pemetaan titik-titik rawan banjir dan penyediaan posko bantuan. 

”Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Pemprov DKI, dan kementerian terkait telah memetakan lokasi rawan banjir dan memastikan kesiapan infrastruktur serta personel di lapangan,” tandasnya.

Rapat ini turut dihadiri Pj Gubernur Jakarta, Teguh Setyabudi; Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Marsekal Madya TNI Kusworo; Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto; dan Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati.

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

Eks Relawan: Jokowi Manusia Nggedabrus

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:33

UPDATE

Kesehatan Jokowi Terus Merosot Akibat Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 11 Februari 2026 | 04:02

Berarti Benar Rakyat Indonesia Mudah Ditipu

Rabu, 11 Februari 2026 | 03:34

Prabowo-Sjafrie Sjamsoeddin Diterima Partai dan Kelompok Oposisi

Rabu, 11 Februari 2026 | 03:06

Macet dan Banjir Tak Mungkin Dituntaskan Pramono-Rano Satu Tahun

Rabu, 11 Februari 2026 | 03:00

Board of Peace Berpotensi Ancam Perlindungan HAM

Rabu, 11 Februari 2026 | 02:36

Dubes Djauhari Oratmangun Resmikan Gerai ke-30.000 Luckin Coffee

Rabu, 11 Februari 2026 | 02:19

Efisiensi Energi Jadi Fokus Transformasi Operasi Tambang di PPA

Rabu, 11 Februari 2026 | 02:14

Jagokan Prabowo di 2029, Saiful Huda: Politisi cuma Sibuk Cari Muka

Rabu, 11 Februari 2026 | 01:18

LMK Tegas Kawal RDF Plant Rorotan untuk Jakarta Bersih

Rabu, 11 Februari 2026 | 01:06

Partai-partai Tak Selera Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode

Rabu, 11 Februari 2026 | 01:00

Selengkapnya