Berita

Tentara Israel memperkuat pasukan daratnya saat mobilitas militer berlanjut di Dataran Tinggi Golan, Israel pada Senin, 9 Desember 2024/Net

Dunia

Israel Perluas Invasi ke Suriah Setelah Rezim Assad Runtuh

SELASA, 10 DESEMBER 2024 | 09:57 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Jatuhnya kota Damaskus ke tangan pasukan pemberontak Suriah dan penggulingan rezim Assad mendorong Israel memperluas wilayah pendudukannya di dekat Dataran Tinggi Golan. 

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu menyebut keruntuhan Assad memberikan peluang besar bagi Damaskus, tetapi juga menimbulkan bahaya yang signifikan bagi Tel Aviv. 

Dia merujuk pada perjanjian pelepasan tahun 1974 yang dibuat Israel dengan Assad atas pendudukan Israel di Dataran Tinggi Golan. Setelah Suriah diambil alih maka kesepakatan itu terancam dihapuskan. 


Oleh karenanya, Netanyahu kemudian memerintahkan pasukan Israel memperluas pendudukan ke zona penyangga dan merebut posisi komando di sekitar Dataran Tinggi Golan, Suriah. 

"Langkah ini diambil sebagai posisi pertahanan sementara sampai pengaturan yang sesuai ditemukan," ungkap PM Israel, seperti dimuat Middle East Monitor pada Selasa, 10 Desember 2024. 

Netanyahu menegaskan bahwa Israel tidak akan membiarkan kekuatan musuh mana pun yang memperkuat diri di perbatasan mereka. 

"Jika kami dapat membangun hubungan bertetangga dan hubungan damai dengan kekuatan baru yang muncul di Suriah, itulah keinginan kami. Namun jika tidak, kami akan melakukan apa pun untuk mempertahankan Negara Israel dan perbatasan Israel," pungkasnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya