Berita

Ridwan Kamil dan Pramono Anung/Ist

Publika

Selamat Pramono Anung, Ridwan Kamil Selamat

Oleh: Adian Radiatus*
SELASA, 10 DESEMBER 2024 | 07:22 WIB

UCAPAN selamat kepada pemenang Pilkada Jakarta adalah wajar dan patut diberikan dalam kontestasi demokrasi yang baik, dewasa dan mencerahkan. 

Pramono Anung dan Rano Karno akan memimpin Jakarta periode 2024-2029, selama lima tahun sebagaimana masa tugas Gubernur-Wagub sesuai undang-undang. Selamat mengurus Jakarta mas Pram dan bang Rano.

Sementara kepada pasangan Ridwan Kamil dan Suswono barangkali ungkapan yang tepat adalah, di balik kekalahan belum tentu kebahagiaan bagi pemenangnya atau keberuntungan kadang berada di balik kemalangan. 


Meskipun bukan soal malang dan untung, Ridwan Kamil telah membawa secercah harapan bagi warga Jakarta terkait sikap dan cara berbahasanya dalam menyampaikan program serta menjawab pertanyaan konstituen atau pemilihnya.

Di lain sisi memang ada hal-hal yang menunjukan kemenangan Pramono-Rano bukanlah kemenangan yang murni mutlak, mengingat banyaknya yang absen memilih dan juga kelengahan dari timses dan pendukung paslon nomor urut satu ini.

Berbagai anomali yang tak lazim terkait voter getter di Pilkada Jakarta kali ini sungguh ironis dan terasa menyayat perasaan.

Khususnya pada warga yang telah antipati di mana Ahok dan Anies bisa berkubang di satu kolam. 

Sementara ada distorsi terkait kehadiran Habib Rizieq Shihab yang dikatakan mendukung Ridwan Kamil, meskipun pakta integritas nyatanya ditolak oleh mantan Gubernur Jabar itu dan timsesnya. Bumbu fitnah lebih kental dari cendol Betawi ibaratnya.

Memang, kalah ya kalah saja sudah lazim disebut pihak pemenang. Namun ini menyoal sisi lain yang patut menjadi gambaran bagaimana pola pandang warga secara umum lebih kepada kehendak mengalahkan lawan yang baik hanya karena hasutan dan fitnahan dengan mendukung pihak yang berkolaborasi dengan sosok yang diantipati sebelumnya.

Ekses lain dari anomali ini ya akhirnya hampir setengah pemilih mengambil langkah tidak memilih atau merusak surat suara di bilik. Kejamnya malah ada yang sengaja menempelkan kisah duka keluarga Ridwan Kamil yang kehilangan anaknya. Jahat dan keji tiada hati nurani.

Hikmah bagi Ridwan Kamil adalah "selamat" dari komplikasi keruwetan Jakarta dan dapat tetap berkarya bagi Jakarta karena keilmuannya pasti berguna bagi tata ruang dan pembangunan sarana berkelanjutan.

Sementara sekali lagi selamat pula kepada pasangan Pramono-Rano dalam mengemban tugas yang diamanatkan KPU DKI untuk memimpin Jakarta, lima tahun kedepan.
*Penulis adalah pemerhati masalah sosial dan politik

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya