Berita

Ketua Steering Committee (SC) Mukernas PPP, Fitri Gayo, (paling kanan)RMOL

Politik

PPP Siapkan Paradigma Baru Sesuai Mau Konstituen

SENIN, 09 DESEMBER 2024 | 17:30 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menjadi upaya konsolidasi internal menuju transformasi partai, sekaligus persiapan menuju Muktamar 2025.

Mukernas ini akan digelar selama tiga hari, dimulai 13 sampai 15 Desember 2024 di Jakarta.

"Kami bergegas dan bersiap starting awal partai ini menjadi tegak. Mukernas ini juga sebagai kick off Muktamar 2025," kata Ketua Steering Committee (SC) Mukernas PPP, Fitri Gayo di Kantor PPP Menteng, Jakarta Pusat, Senin, 9 Desember 2024. 


Fitri menjelaskan, transformasi ini adalah langkah penting untuk mengubah PPP menjadi partai politik Islam yang modern dan relevan dengan kebutuhan konstituen. 

"Mukernas tidak hanya membicarakan persoalan jadwal, tapi juga langkah-langkah konkret, aksi-aksi nyata dalam transformasi partai yang harus dilakukan ke depan," katanya.  

Mukernas juga akan membahas konsep paradigma baru PPP sebagai dasar pembaruan strategi dan arah perjuangan partai. Selain itu, evaluasi Pemilu 2024 dan laporan Pilkada dari seluruh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) se-Indonesia juga akan menjadi agenda penting untuk menyerap aspirasi dan menentukan langkah ke depan.

“Nantinya yang akan meresume semua konsep berkaitan dengan transformasi PPP, di mana kita juga akan mendengarkan masukan-masukan dari DPW,” tandasnya.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya