Berita

Presiden Terpilih Amerika Serikat (AS), Donald Trump/AP

Bisnis

Trump Sebut Kebijakan Tarif Impor Tinggi Bakal Bikin Amerika Tambah Kaya

SENIN, 09 DESEMBER 2024 | 14:29 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Rencana kenaikan tarif impor tinggi yang akan diberlakukan presiden terpilih Amerika Serikat (AS), Donald Trump, dinilai akan memberi dampak positif terhadap perekonomian negara Paman Sam.

"Ini akan membuat kita lebih kaya," kata Trump saat diwawancarai NBC News, dikutip dari Associated Press pada Senin 9 Desember 2024.

Dalam pernyataannya, Trump mengaku tak mempercayai prediksi para ekonom yang mengatakan tarif impor tinggi akan mengerek harga barang dan lonjakan inflasi.


Meski demikian, dia juga tidak menjamin harga barang tidak akan naik akibat kebijakan impor tinggi yang akan dijalankan di masa jabatan keduanya.

“Saya tidak dapat menjamin apa pun. Saya tidak dapat memprediksi masa depan,” kata Trump.

Pernyataan Trump ini dinilai berbeda dari pidato-pidato Trump biasanya selama kampanye 2024, ketika ia membingkai pemilihannya sebagai cara yang pasti untuk mengekang inflasi.

Trump berencana mengenakan tarif 25 persen terhadap semua barang yang diimpor dari Meksiko dan Kanada kecuali kedua negara tersebut menghentikan aliran imigrasi ilegal dan obat-obatan terlarang seperti fentanil ke AS.

Selain itu, Trump juga mengancam akan mengenakan tarif pada Tiongkok untuk membantu memaksa negara itu menindak produksi fentanil.

"Yang ingin saya lakukan adalah saya ingin memiliki lapangan bermain yang setara, cepat, tetapi adil," tuturnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya