Berita

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT), Yandri Susanto memberikan arahan dalam rapat pimpinan paripurna/RMOL

Politik

Mendes Yandri Minta Anak Buah Tak Asal Keluarkan Kebijakan

SENIN, 09 DESEMBER 2024 | 09:49 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT), Yandri Susanto memberikan arahan dalam rapat pimpinan paripurna yang dihadiri pejabat kementeriannya, di Kantor Kementerian Desa dan PDT, Jalan Kalibata, Jakarta Selatan, Senin 9 Desember 2024.

Dalam arahannya, Yandri menekankan pentingnya kekompakan dan kerja sama di internal Kementerian Desa dan PDT. Ia menegaskan komunikasi yang baik menjadi kunci keberhasilan dalam mencapai target.

"Kalau ada persoalan bisa disampaikan ke Menteri atau ke Wamen, bisa di WA atau minta waktu ketemu atau dengan cara lain. Intinya kami bersama Wamen tidak ada istilah sumbatan komunikasi baik eselon I,II,III atau staff," kata Yandri.


Arahan ini diharapkan dapat meningkatkan koordinasi dan memastikan seluruh kebijakan berjalan efektif demi mendukung pembangunan desa dan daerah tertinggal.

Yandri juga meminta agar setiap pengambilan keputusan, khususnya yang bersifat strategis dan menyangkut kepentingan publik, dikonsultasikan terlebih dahulu. 

"Jangan sampai surat sudah beredar atau keputusan sudah beredar baru disampaikan. Ini tidak efektif, tidak efisien dan akan menggangu soliditas ataupun kerja besar kita," kata Yandri.

Rapat yang turut dihadiri Wakil Menteri Desa dan PDT, Ahmad Riza Patria ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi dan memastikan kementerian berjalan sesuai visi Presiden Prabowo Subianto yang telah ditetapkan.


Populer

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

Penggorengan Saham yang Mau Diberantas Purbaya Dipertanyakan

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:53

Prabowo Izinkan Danantara Rekrut WNA untuk Pimpin BUMN

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:38

Purbaya Klaim Bisa Pantau Rekening Semua Pejabat Kemenkeu

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:34

Di WEF Davos, Prabowo Sebut RI Tak Pernah Sekalipun Gagal Bayar Utang

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:14

Polda Metro Turunkan Puluhan Ribu Personel Siaga Banjir

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:13

KPK Obok-Obok Rumah dan Kantor Bupati Sudewo

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:29

Kemlu RI Tegaskan Tak Ada Kewajiban Bayar Rp16,9 Triliun setelah Gabung Dewan Perdamaian

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:28

Prabowo Resmi Teken Piagam Dewan Perdamaian di Davos

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:07

Wisuda ke-II UNOSO Dihadiri Mahfud MD hingga Rocky Gerung

Kamis, 22 Januari 2026 | 21:55

KPK: Pengabaian Pengawasan Kredit Bisa Berujung Pidana

Kamis, 22 Januari 2026 | 21:36

Selengkapnya