Berita

Seorang pemberontak menginjak foto Presiden Suriah Bashar Assad. Hayat Tahrir al-Sham (HTS) berhasil menggulingkan rezim Assad, Minggu, 8 Desember 2024, tanpa perlawanan berarti./CNN

Dunia

Sumber Kremlin: Bashar Assad Kini Ada di Moskow

SENIN, 09 DESEMBER 2024 | 07:27 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Mantan Presiden Suriah Bashar Al Assad dan keluarganya kini berada di Moskow. Informasi yang disampaikan kantor berita Rusia, TASS, menjawab pertanyaan yang merebak beberapa hari terakhir setelah kelompok pemberontak merebut kota-kota penting di utara Suriah. 

Bashar Asad terakhir terlihat saat bertemu dengan Menteri Luar Negeri Iran di Damaskus, hari Minggu lalu, 1 Desember 2024. 

“Kini Assad dan keluarganya telah tiba di Moskow. Rusia, atas alasan kemanusiaan, telah memberi mereka suaka," lapor TASS mengutip seorang sumber Kremlin.


Pada hari Sabtu, ketika para pemberontak mengepung Damaskus, seorang sumber mengatakan kepada CNN bahwa Assad tidak ditemukan di kota itu. Pejuang oposisi Suriah merayakan kemenangan setelah pemerintah Suriah runtuh di Damaskus, Suriah, 

Pasukan Pengawal Presiden Assad juga tidak lagi ditempatkan di kediamannya yang biasa, seperti yang akan dilakukan jika dia ada di sana, kata sumber tersebut, yang memicu spekulasi menjelang perkembangan hari Minggu bahwa dia mungkin telah melarikan diri.

Kantor kepresidenan Suriah awalnya membantah bahwa Assad telah meninggalkan Damaskus atau bepergian ke negara lain, dengan mengatakan bahwa beberapa media asing "menyebarkan rumor dan berita palsu."

Setelah pemberontak merebut ibu kota, mereka mengatakan bahwa dia telah melarikan diri dan sedang mencarinya. Beberapa pejuang bersama warga sipil mulai menggeledah kediaman resminya.

Di tengah rumor tersebut, Kementerian Luar Negeri Rusia pada hari Minggu, 8 Desember 2024, mengatakan bahwa Assad telah "memutuskan untuk meninggalkan jabatan presiden dan meninggalkan negara tersebut, memberikan instruksi untuk menyerahkan kekuasaan secara damai."

Pernyataan tersebut menambahkan bahwa Rusia "tidak berpartisipasi dalam negosiasi ini."

Seorang sumber yang dekat dengan pemberontak mengatakan kepada CNN bahwa presiden yang digulingkan itu telah meninggalkan Damaskus di bawah perlindungan Rusia, dan sumber lain mengatakan ia melakukan perjalanan ke Latakia di Suriah barat laut, tempat Rusia memiliki pangkalan udara.

Data pelacakan penerbangan menunjukkan bahwa sebuah pesawat berangkat dari bandara Damaskus tepat sebelum pukul 2 pagi waktu setempat pada hari Minggu ke arah pantai sebelum tiba-tiba berbalik arah di atas kota Homs dan menghilang dari peta. CNN tidak dapat memastikan apakah Assad berada dalam penerbangan ini.

Rusia adalah tujuan yang jelas mengingat Presiden Vladimir Putin adalah sekutu lama dan mendukung rezim Suriah dengan kekuatan udara dan bantuan militer lainnya.

Sejauh ini belum diketahui apakah Moskow akan menjadi tujuan permanen Assad.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Logam Mulia Kembali Berkilau Ditopang Penurunan Dolar AS

Kamis, 03 September 2026 | 08:15

Wall Street Bangkit dari Tekanan Berkat Aksi Borong Saham

Kamis, 03 September 2026 | 07:57

BeZakat 2026 Kembali Dibuka, Sasar Lulusan SMA dari Keluarga Kurang Mampu

Kamis, 03 September 2026 | 07:44

BBHI Mau Dibeli Lagi, Allo Bank Siapkan Dana Rp300 Miliar

Kamis, 03 September 2026 | 07:26

Bursa Eropa Tertekan, STOXX 600 Terseret Lonjakan Harga Minyak

Kamis, 03 September 2026 | 07:11

UUD 1945 Asli dan Penyelamatan Peradaban

Kamis, 03 September 2026 | 06:50

Pengelolaan Gas Andaman Didorong di Daratan Aceh, PR Hilirisasi Menanti

Kamis, 03 September 2026 | 06:22

TNI Gercep Evakuasi Warga Antisipasi Meningkatnya Aktivitas Gunung Sinabung

Kamis, 03 September 2026 | 05:59

Polemik BYAN Harus Dibaca sebagai Uji Kesiapan Regulator

Kamis, 03 September 2026 | 05:29

Produktivitas Bawang Merah Melejit Lewat Inovasi Startup Binaan IPB

Kamis, 03 September 2026 | 04:50

Selengkapnya