Berita

Wakil Ketua Komisi IV DPR, Ahmad Yohan (kanan) bersama Kelompok Pembudidaya Ikan Basarang, Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah/Ist

Bisnis

Pembudidaya Ikan Air Tawar Diupayakan Mudah Peroleh Kucuran KUR

SENIN, 09 DESEMBER 2024 | 06:33 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Langkah Kementerian Kelautan dan Perikanan meningkatkan produktivitas budidaya perikanan air tawar di c untuk menyokong program swasembada pangan, mendapat dukungan dari 

Komisi IV DPR mendukung penuh pengembangan budidaya ikan patin dan nila untuk menyokong program swasembada pangan di Kalimantan Tengah (Kalteng).

“Kunjungan kerja reses di Kalimantan Tengah untuk memastikan upaya Pemerintah dalam rangka swasembada pangan, dan memastikan kegiatan perikanan baik darat, tawar dan laut semakin maju,” ujar Wakil Ketua Komisi IV DPR, Ahmad Yohan dalam keterangan yang diterima redaksi, Minggu malam, 8 Desember 2024.


Menurutnya, kegiatan perikanan memegang peranan penting dalam memenuhi asupan gizi masyarakat. Hal ini lantaran 50 persen kebutuhan protein berasal dari hasil perikanan. 

Untuk meningkatkan produktivitas perikanan budidaya, Ahmad Yohan bersama KKP mengupayakan kemudahan memperoleh pinjaman modal bagi pembudidaya tradisional. 

“DPR bersama KKP akan terus memfasilitasi dan berkoordinasi dengan pihak Perhimpunan Bank Negara (Himbara) untuk memerangi agar pembudidaya tradisional tidak terjerat dengan pinjaman online (pinjol) atau rentenir. Kucuran KUR (kredit usaha rakyat) ini sangat diharapkan masyarakat pembudidaya tradisional dan jangan dipersulit,” tegas Yohan.

Selain itu, politikus PAN ini menemukan kendala lain yang dihadapi pembudidaya ikan air tawar di Kalteng yakni sulitnya akses jalan produksi. 

Padahal sarana jalan produksi akan mempengaruhi sukses tidaknya program swasembada pangan, sehingga pembudidaya tidak kesulitan mengangkut hasil panen. 

“Kami minta kepada Pemerintah Daerah Kalimantan Tengah, khususnya Kabupaten Kapuas agar dapat mendukung kelancaran jalan akses produksi budidaya sehingga peningkatan kesejahteraan pembudidaya dapat tercapai sesuai dengan yang ditargetkan,” jelasnya.

Selain itu, Yohan berharap anggaran KKP bisa bertambah untuk menggenjot produksi benih ikan bermutu dan meningkatkan produksi pakan mandiri yang berkualitas dalam membantu kelompok pembudidaya ikan tradisional meningkatkan produksinya secara berkelanjutan. 

Direktur Jenderal Perikanan Budi Daya Tb Haeru Rahayu menyebut Kalimantan Tengah merupakan provinsi terluas di Indonesia atau setara dengan 1,5 kali Pulau Jawa. Kondisi geografis yang didominasi oleh lahan gambut punya potensi besar untuk kegiatan budi daya ikan patin. Khusus Kabupaten Kapuas, produksi saat ini mencapai 12.850 ton per tahun.

“Usaha budidaya ikan di lahan gambut memiliki potensi yang menjanjikan. Dengan pengelolaan lahan yang baik, lahan gambut dapat dijadikan kolam ikan air tawar yang produktif seperti ikan patin dan ikan nila,” ujar Tebe akrab disapa.

Tebe merasakan semangat pembudidaya di Kapuas sangat tinggi. Meskipun sering menghadapi tantangan seperti air gambut dengan pH rendah, namun dengan keuletan mengelola lahan, maka usaha budi daya ikan dapat berjalan berkelanjutan.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya