Berita

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua KPU Jabar, Aneu Nursifah/RMOLJabar

Politik

Rekapitulasi Suara Pilgub Jabar 2024 Dimulai Hari Ini

MINGGU, 08 DESEMBER 2024 | 05:52 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat akan menyelenggarakan rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat provinsi untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur 2024. Rekapitulasi dijadwalkan berlangsung selama dua hari pada 8-9 Desember 2024.

“Di tingkat provinsi direncanakan besok dari tanggal 8 sampai tanggal 9 besok. Insya Allah, pembukaan pleno rekapitulasi dimulai pukul 13.00 WIB,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Ketua KPU Jabar, Aneu Nursifah, usai rapat koordinasi persiapan rekapitulasi di kantornya, Jalan Garut, Bandung, Sabtu, 7 Desember 2024.

Dalam rapat koordinasi tersebut, KPU Jabar mengundang berbagai pemangku kepentingan, termasuk perwakilan dari pasangan calon. Aneu berharap, keterlibatan semua pihak dapat memastikan kelancaran proses rekapitulasi suara.


“Kami mengharapkan keterlibatan semua pihak untuk mendukung terlaksananya pleno rekapitulasi penghitungan suara agar dapat berjalan dengan baik dan lancar,” tambahnya, dikutip RMOLJabar, Sabtu, 7 Desember 2024.

Sementara itu Komisioner KPU Jabar, Adi Saputro menyampaikan, koordinasi dengan aparat keamanan, seperti TNI dan Polri, telah dilakukan untuk menjamin situasi tetap kondusif selama proses berlangsung.

“Kami sudah berkoordinasi sejak beberapa hari lalu agar pelaksanaan pleno rekapitulasi ini berjalan aman dan kondusif,” jelas Adi.

Adi menambahkan, pelaksanaan rekapitulasi akan berlangsung sesuai aturan dengan membatasi jumlah peserta yang dapat berada di ruang rekapitulasi.

“Pesertanya hanya KPU Kabupaten/Kota, Bawaslu Provinsi, dan perwakilan pasangan calon. Setiap pasangan calon hanya dapat mengirim dua saksi yang akan berada di aula. Rekapitulasi di aula Kantor KPU,” tandasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya