Berita

Ketua Umum ABI, Habib Zahir Yahya/Net

Politik

Ketum ABI: Tidak Ada Pilihan Selain Mengidentifikasi Budaya dan Nilai

SABTU, 07 DESEMBER 2024 | 16:38 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ormas Islam Ahlul Bait Indonesia (ABI) menggelar Musyawarah Tertinggi (Musti) dan Muktamar ke IV di Jakarta pada 6 hingga 8 Desember 2024.

Mengusung tema “Organisasi Berbudaya dan Berkearifan untuk Khidmat Keumatan dan Kebangsaan”, kegiatan ini menyoroti peran penting budaya dalam mendorong kemajuan organisasi dan masyarakat.  
 
Ketua Umum ABI, Habib Zahir Yahya, dalam pidatonya menegaskan bahwa budaya adalah elemen dasar untuk membangun tata nilai yang kokoh.


“ABI tidak memiliki pilihan lain kecuali segera mengidentifikasi budaya-budaya yang bermuara dari tata nilai dan keyakinan yang kami miliki,” ujar Habib Zahir dalam keterangannya,Sabtu 7 Desember 2024.

Dia menekankan pentingnya konsolidasi dengan masyarakat melalui pendekatan yang mengedepankan kearifan lokal.

Menurutnya, mensosialisasikan nilai-nilai budaya tersebut harus dilakukan dengan prinsip kehati-hatian dan kreativitas lokal agar tidak memunculkan stigma atau diskriminasi.  

Habib Zahir juga mendorong ABI untuk berkolaborasi dengan organisasi Islam dan institusi lainnya dalam menyosialisasikan nilai-nilai budaya yang mereka junjung.

Menurutnya, kerja sama lintas organisasi sangat penting untuk memperkenalkan dan mempertahankan budaya yang menjadi ciri khas komunitas ABI.  
 
Muktamar ke IV ini menjadi momentum penting bagi ABI untuk melangkah maju sebagai organisasi yang berkontribusi bagi masyarakat dan bangsa.

Melalui pendekatan berbasis budaya, ABI berharap dapat mewujudkan masyarakat yang lebih inklusif, penuh kearifan, dan bebas dari diskriminasi.
 
Hadir pada acara tersebut sejumlah tokoh agama dan masyarakat, salah satunya adalah Ketua Dewan Syuro Ikatan Jamaah Ahlul Bait Indonesia (IJABI) dan perwakilan kedutaan Iran di Jakarta.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya