Berita

Dapur umum Polda Jabar di titik pengungsian banjir bandang Sukabumi/Ist

Presisi

Polda Jabar Gercep Dirikan Dapur Umum Buat Korban Banjir Bandang

SABTU, 07 DESEMBER 2024 | 06:45 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Polda Jawa Barat (Jabar) mendirikan dapur umum di beberapa titik pengungsian untuk memastikan kebutuhan makanan para korban terpenuhi.

Dapur umum ini diperuntukkan bagi para warga yang terdampak banjir bandang di Sukabumi.

"Kami memahami bahwa makanan menjadi kebutuhan mendesak. Oleh karena itu, dapur umum ini didirikan untuk memberikan makanan bergizi dan hangat bagi para pengungsi,” kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Jules Abraham Abast dalam keterangan resmi pada Jumat, 6 Desember 2024.


Nantinya, dapur umum dikelola oleh personel gabungan dari Polri, Bhayangkari, dan relawan masyarakat. 

Diharapkan dapur umum ini mampu mengolah hingga ratusan porsi makanan setiap harinya.

Makanan tersebut kemudian didistribusikan langsung ke tenda-tenda pengungsian dan posko bantuan.

Selain menyediakan makanan untuk korban, dapur umum ini juga melayani kebutuhan petugas dan relawan yang bekerja selama di lokasi bencana.                

Sebab, lanjut Jules, para relawan penting menjaga stamina dan kesehatan dalam penanganan banjir.

Salah satu pengungsi bernama Yanto, merasa senang atas adanya dapur umum ini.

“Kami sangat terbantu, karena kami tidak punya apa-apa lagi setelah banjir. Makanan dari dapur umum ini sangat membantu kami bertahan,” ungkap Yatno.

Meski begitu, Polda Jabar pun masih mengajak masyarakat dan berbagai pihak untuk berpartisipasi dalam mendukung dapur umum dengan memberikan donasi berupa bahan makanan, alat masak, atau tenaga relawan untuk mempercepat pemulihan Sukabumi.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya