Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Muhammad Jadi Nama Paling Populer untuk Bayi Laki-laki di Inggris dan Wales

JUMAT, 06 DESEMBER 2024 | 11:05 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Muhammad kini menjadi nama paling populer atau sering digunakan untuk bayi laki-laki di Inggris dan Wales (negara konstituen dari Britania Raya). 

Menurut studi yang diterbitkan oleh Kantor Statistik Nasional (ONS) pada tahun 2023,  lebih dari 4.600 anak terdaftar dengan nama Muhammad.

"Nama tersebut telah masuk dalam 10 nama teratas untuk bayi laki-laki sejak tahun 2016, tetapi kini telah menyalip nama favorit sebelumnya, Noah," tulis ONS, seperti dimuat Reuters pada Jumat, 6 Desember 2024. 


Ejaan lain dari nama Mohammed dan Mohammad juga masuk dalam daftar 100 teratas untuk Inggris dan Wales. 

ONS menganggap setiap ejaan sebagai nama yang terpisah, dengan variasi Muhammad yang berbeda terbukti populer pada tahun-tahun sebelumnya.

Olivia tetap menjadi pilihan paling populer untuk bayi perempuan, diikuti oleh Amelia dan Isla. Ketiga nama teratas ini tidak berubah sejak tahun 2022.

Nama-nama dengan tanda hubung melonjak popularitasnya untuk anak perempuan tahun lalu, mencapai lebih dari 19.140 nama, naik dari sekitar 12.330 tahun sebelumnya.

Nama-nama baru yang masuk dalam daftar 100 teratas untuk anak perempuan antara lain Lilah, Raya, dan Hazel, sementara Jax, Enzo, dan Bodhi masuk dalam 100 teratas untuk anak laki-laki.

ONS mengatakan budaya pop ikut mempengaruhi pilihan nama, dengan menyebutkan penyanyi Billie Eilish dan Lana Del Rey, anak-anak keluarga Kardashian-Jenner Reign dan Saint, serta bintang film Margot Robbie dan Cillian Murphy.

Nama-nama artis musik lainnya seperti Miley, Rihanna, Kendrick, dan Elton juga mengalami peningkatan pada tahun 2023. 

"Hal itu kemungkinan besar disebabkan oleh perilisan album, tur, atau penampilan terkenal oleh Miley Cyrus, Kendrick Lamar, Elton John, dan Rihanna," kata ONS.

Sementara itu, nama-nama kerajaan kurang populer pada tahun 2023, penurunan yang merupakan bagian dari tren yang sedang berlangsung.

George, Archie, Harry, dan Charlotte semuanya menjadi kurang populer dalam beberapa tahun terakhir, seperti halnya Elizabeth dan Charles.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya