Berita

Mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Saut Situmorang/RMOL

Politik

Korupsi di Indonesia Makin Mirip Kandang Ayam, Kumuh dan Bau

KAMIS, 05 DESEMBER 2024 | 19:03 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kasus korupsi di Indonesia terkesan bukan menurun. Tapi justru terlihat makin marak. Sejumlah pejabat negara hingga kepala daerah secara bergiliran ditetapkan sebagai tersangka korupsi.

“Apa yang terjadi di negeri ini, kita seperti berada di kandang ayam yang sangat kumuh, jorok, bau, tapi anda tidak merasa bau," ujar mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Saut Situmorang, dalam acara orasi kebangsaan bertema "Perjalanan, tantangan dan harapan pemberantasan Korupsi di Indonesia" di Kampus Kuningan, Universitas Paramadina, HR Rasuna Said, Jakarta, Kamis 5 Desember 2024.

Ia menyesalkan turunnya Indeks Persepsi Korupsi Indonesia dari 40 ke 34 tanpa ada langkah serius untuk memperbaikinya.


Selain itu, Saut juga menyinggung aliran dana ilegal seperti judi online yang nilainya mencapai ratusan triliun rupiah. Dia mengkritik, tidak ada lembaga yang berani mengawasi secara transparan.

Saut mengungkapkan bahwa saat menjadi pimpinan KPK, ia mendorong penggunaan big data untuk mencegah korupsi. Namun, ia mengkritik birokrasi yang belum siap menghadapi era digital.

“Izin terpadu satu pintu, tapi jendelanya banyak. Kita belum bicara lubang kunci, lubang angin, lalu ada orang yang bicara digitalisasi. Digital alatnya, otaknya analog," tegas Saut Situmorang.

Menutup orasinya dia mengajak masyarakat untuk lebih peduli dan berani mengambil tindakan melawan korupsi agar bangsa ini keluar dari keterpurukan.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Jusuf Kalla: Konflik Timteng Berpotensi Tekan Ekonomi Global dan Indonesia

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:19

Permohonan Restorative Justice Rismon Menggemparkan

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:07

Reset Amerika

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:01

Sinopsis One Piece Season 2 di Netflix Petualangan Baru Luffy di Grand Line

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:32

Rismon Ajukan RJ, Ahmad Khozinudin: Label Pengkhianat akan Abadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:23

BPKH Bukukan Aset Konsolidasi Rp238,99 Triliun hingga Akhir 2025

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:08

ICWA Minta RI Kaji Lagi soal Gabung Board of Peace

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:00

Rismon Siap Dicap Pengkhianat Usai Minta Maaf ke Jokowi

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:24

Indonesia Diminta Aktif Dorong Perdamaian Timteng

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:07

KPK Sita Aset Rp100 Miliar Lebih dari Skandal Kuota Haji Era Yaqut

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:04

Selengkapnya