Berita

Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim di acara silaturahmi dengan jajaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Malaysia pada Kamis, 5 Desember 2024/ Malaysia Gazette

Dunia

PM Malaysia Ikut Komentari Olokan Gus Miftah ke Penjual Es

KAMIS, 05 DESEMBER 2024 | 18:45 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Video penjual es teh yang diolok-olok oleh pendakwah yang juga Utusan Khusus Presiden, Gus Miftah saat berdagang di acara salawatan di Kabupaten Magelang, viral di media sosial.

Tidak hanya viral di Indonesia, kasus tersebut juga menarik perhatian netizen Malaysia, hingga Perdana Menteri Anwar Ibrahim pun ikut berkomentar.

Dalam sambutannya di acara silaturahmi dengan jajaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Malaysia pada Kamis, 5 Desember 2024, PM Anwar menceritakan bahwa ia telah melihat video viral tersebut.


“Di Indonesia, beberapa hari yang lalu sedang ramai di media sosial oleh seorang khatib yang sedang berdakwah, dia menghina seorang penjual teh. Saya melihat banyak orang yang menonton," ujarnya, seperti dimuat dalam video yang diunggah Malaysia Gazette. 

Dia bahkan mengetahui perkembangan selanjutnya dari peristiwa tersebut di mana Presiden Prabowo memberikan teguran terhadap Gus Miftah dan pendakwah itu juga meminta maaf secara langsung kepada sang penjual es teh.

"Hingga Presiden (Indonesia) Prabowo (Subianto) memberikan pernyataan yang agak kasar. Akhirnya khatib dan kiai mendatangi kawasan jajanan tersebut dan meminta maaf," kata PM Malaysia.

PM Anwar menilai peristiwa yang terjadi dalam video tersebut merupakan suatu pembelajaran besar. Terutama bagi mereka yang berilmu dan berkedudukan tinggi di masyarakat agar lebih berakhlak mulia dan tidak mudah menghina kalangan bawah.

“Ini contoh bahwa kesombongan dan kesombongan bukan hanya terjadi pada orang yang tidak mengenal agama, tapi orang yang paham agama, yang berbicara tentang Islam, keimanan dan shalat, namun terkadang bisa menghina,” ujarnya.

Video yang beredar itu merekam momen Gus Miftah mengumpat ke penjual es teh. Dalam potongan video viral, terlihat awalnya Gus Miftah bertanya dan melontarkan kata umpatan.

"Es tehmu jik okeh ra? Masih, yo kono didol gob*** (Es teh kamu masih banyak atau tidak? Masih, ya sana dijual gob***)," ucap Gus Miftah dari atas panggung. Sontak para jemaah tertawa.

"Dol'en ndisik ngko lak rung payu, wis, takdir (kamu jual dulu, nanti kalau belum laku, ya sudah, takdir)," sambung Gus Miftah. Saat itu kamera menyorot ke sosok penjual es teh, pria berpeci yang menjunjung kayu alas dagangannya di atas kepala.

Setelah video itu viral di media sosial, warganet ramai-ramai mengecam dan ujungnya Miftah membuat video klarifikasi guna menyampaikan permintaan maaf.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Ombudsman RI Pelototi Tata Kelola Haji

Kamis, 23 April 2026 | 10:15

Kemlu Protes Spanduk "Rising Lion" Israel di RS Indonesia Gaza

Kamis, 23 April 2026 | 10:06

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp17.274 per Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 09:21

Kisah Epik Sang ‘King of Pop’: Film Biopik Michael Resmi Menggebrak Bioskop Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:18

Ketua KONI Ponorogo Sugiri Heru Sangoko Dicecar KPK Soal Pemberian Fee ke Sudewo

Kamis, 23 April 2026 | 09:15

MUI Minta Jemaah Haji Doakan Pemimpin Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:14

Bursa Asia Menguat: Nikkei Cetak Rekor

Kamis, 23 April 2026 | 09:07

Harga Minyak Kembali Tembus 100 Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 08:58

Wall Street Perkasa Berkat Donald Trump

Kamis, 23 April 2026 | 07:41

Pentagon Pecat Petinggi Angkatan Laut John Phelan di Tengah Gencatan Senjata

Kamis, 23 April 2026 | 07:25

Selengkapnya