Berita

Legislator dari Fraksi PKS, Slamet/Repro

Politik

Program MBG Harus Bermanfaat juga Bagi Petani dan Peternak Lokal

KAMIS, 05 DESEMBER 2024 | 14:43 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mendukung program makan bergizi gratis (MBG) lantaran dinilai bermanfaat bagi masyarakat khususnya anak-anak.

Namun demikian, akan lebih baik lagi kalau program MBG ini juga bisa memberi manfaat bagi petani dan peternak lokal.

“Mengenai program makan bergizi gratis yang dijalankan pemerintah, program ini pada dasarnya sangat baik karena bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat kesehatan khususnya anak-anak kita,” ujar jurubicara PKS, Slamet, dalam rapat paripurna penutupan masa sidang I TA 2024-2029, Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 5 November 2024.


Lebih lanjut, Slamet meminta agar program tersebut mengedepankan petani lokal sebagai penyedia bahan makanan. 

“Saya ingin mengingatkan, pada pelaksanaannya harus benar-benar memberikan manfaat bagi petani, peternak, dan nelayan lokal kita, sehingga ini sebanding nanti dengan kesejahteraan yang terjadi untuk petani, nelayan, dan peternak kita,” tuturnya.

Ditambahkan Slamet, dengan mengedepankan para petani dan peternak lokal dalam program makan bergizi gratis ini, bisa memperkuat ekonomi nasional dan regional.

“Pemerintah harus memastikan bahwa bahan pangan yang digunakan dalam program ini berasal dari produksi masyarakat lokal kita. Dengan demikian selain meningkatkan gizi masyarakat program ini juga dapat memperkuat ekonomi pedesaan dan berkelanjutan usaha sektor pangan kita,” tutupnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya