Berita

Presiden Prabowo Subianto/Repro

Politik

Prabowo Dapat Ancaman saat Gulirkan Program Makan Bergizi Gratis

KAMIS, 05 DESEMBER 2024 | 01:16 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Presiden Prabowo Subianto mengungkap ada ancaman saat akan menggulirkan Program Makan Bergizi Gratis.

Hal itu disampaikan Prabowo dalam Resepsi Milad ke-112 Muhammadiyah yang digelar di Universitas Muhammadiyah Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu 4 Desember 2024. 

Prabowo mengaku diancam indeks saham bisa turun akibat kebijakan Program Makan Bergizi Gratis.


Meski begitu, Prabowo memastikan tidak gentar dengan ancaman yang disampaikan kepadanya. 

"Saya tahu saya diancam nanti harga saham, harga indeks saham akan turun. Di hari-hari pertama saya munculkan gagasan makan bergizi, sudah muncul. Saya mengerti saya ini cukup lama jadi orang Indonesia," kata Prabowo. 

Prabowo mengatakan, permainan saham seringkali menjadi keuntungan bagi pihak-pihak besar, sementara rakyat kecil hanya menjadi korban dari sistem tersebut. 

Dengan bercanda, Prabowo lalu menyinggung beberapa menterinya yang mungkin terlibat dalam dunia saham.

"Kalau saham jatuh, iya pemain-pemain bursa itu siapa yang main bursa di sini? Menteri-menteri, ayo ngaku," kata Prabowo.

Lebih lanjut, Prabowo menyebut, saham bagi orang kecil sama halnya dengan permainan judi.

"Dan saya kasih tahu ya, main-main sama itu kalau orang kecil ya pasti kalah, itu untuk orang kecil itu biasanya sama dengan judi itu, yang menang ya bandar yang besar yang kuat, ya kan?" tegas Prabowo.                         




Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya