Berita

Suasana Rapat Kerja Kemenhub dan BMKG bersama Komisi V DPR RI/RMOL

Politik

BMKG Ingatkan Potensi Megathrust yang Sudah Tersimpan 267 Tahun

RABU, 04 DESEMBER 2024 | 15:59 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan untuk terus menjaga kewaspadaan terhadap potensi gempa bumi di zona megathrust yang berada di wilayah Indonesia. 

"Bismillah semoga tidak terjadi, kami tidak bisa memprediksi namun mewaspadai seismik gap ada dua panah besar, ini yang benar-benar kami bersiaga seismik gap. Ini adalah energi megathrust yang belum dilepaskan, dan kita tidak tahu (kapan) akan lepas, namun sudah 267 tahun belum terlepas," ujar Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam Rapat Kerja bersama Komisi V DPR RI, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu 4 Desember 2024.  

Ia menjelaskan bahwa semakin lama energi gempa tersimpan, maka potensi dampaknya akan semakin besar ketika terlepas. 


“Nah di Jepang yang baru saja terjadi itu 78 tahun kemudian terlepas, di tempat yang lain. Oleh karena itu Jepang 176 tahun terlepas, di Aceh tsunami Banda Aceh itu gambaran megathrust itu terlepas setelah energinya (tersimpan) 97 tahun," jelasnya.  

Sulit diprediksi kapan energi besar tersebut akan terlepas. Untuk itu, Dwikorita menegaskan bahwa kesiapsiagaan adalah hal yang mutlak. 

BMKG telah berkoordinasi dengan sejumlah lembaga, termasuk Kementerian PUPR, BNPB, BRIN, dan BPBD, untuk memastikan langkah mitigasi bencana berjalan dengan baik.  

"Sehingga sudah sepatutnya kita semua bersiaga semoga tidak terjadi. Kami sudah berkoordinasi dengan PUPR dengan BNPB, BRIN, BPBD, mohon doanya tidak akan terjadi," pungkasnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Prabowo Kumpulkan Ratusan Pengurus Kadin se-Indonesia di Istana

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:26

Larangan Dapur MBG Gunakan Barang Bersubsidi Sudah Tepat

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:25

Cegah Gagal Panen, Komisi IV DPR Minta Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:03

Indonesia-Tiongkok Perkuat Kemitraan Strategis Berbasis Ekonomi Hijau

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:53

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dinilai Paling Siap, Palangka Raya jadi Percontohan Digitalisasi Perlinsos Berbasis IKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:33

Praperadilan Ketiga Roy Suryo, Ahli Perkuat Dalil Permohonan Ganti Rugi Rp206 Juta

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:32

Jakarta Gandeng Banten Bangun Kawasan Ketahanan Pangan Terpadu

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:27

Digitalisasi Perizinan Tutup Celah Perdagangan Satwa Liar Ilegal

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:12

IHSG Sesi I Menguat 29 Poin, Saham TINS DEWA dan BBCA Paling Memikat Investor

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:12

Selengkapnya