Berita

Suasana Rapat Kerja Kemenhub dan BMKG di Komisi V DPR di di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu 4 Desember 2024/RMOL

Nusantara

Pergerakan Masyarakat saat Nataru 2024/2025 Diprediksi 110,67 Juta Orang

RABU, 04 DESEMBER 2024 | 13:22 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Potensi pergerakan masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024-2025 diprediksi mencapai di atas 100 juta orang. 

Hal itu diungkapkan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu 4 Desember 2024. 

“Hasil survei potensi pergerakan masyarakat secara nasional pada masa Nataru 2024/2025 adalah 39,3 persen atau kurang lebih 110,67 juta,” ungkap Dudy. 


Dudy mengurai, pergerakan antarprovinsi diprediksi sebesar 19,84 persen atau 55,86 juta orang, sementara pergerakan dalam provinsi sebesar 19,46 persen atau 54,81 juta orang. 

Ia menambahkan, alasan utama masyarakat melakukan perjalanan adalah untuk berwisata 45,63 persen, diikuti dengan pulang kampung untuk liburan 32,36 persen. 

“(Yang) merayakan natal dan tahun baru di kampung halaman 19,96 persen dan tugas atau pekerjaan sebesar 2 persen,” urai Dudy. 

Lanjut dia, dari sisi moda transportasi, kendaraan pribadi diperkirakan menjadi pilihan utama, dengan 53,78 persen atau 59,52 juta orang akan menggunakan moda ini untuk perjalanan mereka.  

“Prediksi pilihan utama penggunaan kendaraan pribadi 53,78 persen atau 59,52 juta,” tutupnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya