Berita

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Nurma Dewi/RMOL

Presisi

Usai Bunuh Ayah dan Nenek, Remaja di Cilandak Minta Maaf dan Doakan Ibu

RABU, 04 DESEMBER 2024 | 11:03 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Penyesalan kini dirasakan MAS (14) anak yang berkonflik dengan hukum usai membunuh ayah dan neneknya. Dia mengaku ingin bertemu dengan ibunya, AP (40), yang kini tengah menjalani perawatan usai ditikam oleh MAS di rumahnya sendiri di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan.

“Dia juga berdoa agar dia bisa bertemu dengan ibu dan ibunya segera sembuh. Itu yang didoakan,” kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Nurma Dewi, kepada wartawan, Selasa, 3 November 2024.

Tak hanya itu, kepada penyidik MAS juga sempat menitipkan permintaan maaf kepada ibunya.


“Dia minta disampaikan permohonan maaf ke ibunya,” kata Nurma.

Namun demikian, terkait keinginan MAS bertemu dengan ibunya, Nurma tidak bisa berkomentar jauh. Sebab itu merupakan kewenangan dari penyidik.

“Itu (pertemuan), wewenang penyidik ya, yang jelas nanti kita akan menjenguk ibu dari anak yang berkonflik dengan hukum. Kemudian nanti akan kita sampaikan permohonan maaf dari anak yang berkonflik dengan hukum,” imbuh Nurma.

MAS tega membunuh ayah dan neneknya di Perumahan Taman Bona Indah Blok B6 No. 12 Kelurahan Lebak Bulus Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan, pada Sabtu dinihari, 30 November 2024.

Ayah pelaku, APW (40), dan neneknya RM (69) akhirnya meninggal dunia. Sementara ibu pelaku, AP, turut menjadi korban luka.

Atas tindakan tersebut, MAS dijerat dengan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, dan selanjutnya dititipkan ke Kementerian Sosial (Kemensos) di rumah aman, karena statusnya masih anak di bawah umur.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya