Berita

Gubernur Lemhannas RI, Ace Hasan Syadzily/Ist

Politik

Gubernur Lemhannas: Partai Politik Adalah Pilar Demokrasi yang Kuat

SELASA, 03 DESEMBER 2024 | 19:31 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Beberapa pilar penting harus berdiri kokoh dalam sistem demokrasi. Salah satunya adalah eksistensi partai politik. 

Begitu dikatakan Gubernur Lemhannas RI, Ace Hasan Syadzily dalam kuliah umum tentang "Sistem Demokrasi Indonesia" kepada para peserta Executive Education for Young Political Leaders Golkar Institute Angkatan 17, di Hybrid Room Golkar Institute, DPP Partai Golkar, Jakarta.

“Tanpa partai politik yang kuat, demokrasi tidak akan kuat. Karena partai politik itu pilar, maka harus kuat,” kata Ace, Selasa 3 November 2024.


Pilar lain dalam demokrasi yang juga sangat penting adalah adanya check and balances. Menurut Ace, demokrasi juga membutuhkan pembagian kekuasaan. 

“Kalau dalam demokrasi, harus ada pembagian peran. Peran pelaksanaan adalah pada eksekutif. Peran membuat aturan ada pada legislatif. Dan peran penegakan hukum ada pada yudikatif,” tuturnya.

“Demokrasi juga harus ada check and balances. Tidak boleh ada yang dominan. Kalau eksekutifnya dominan, nanti bisa jadi otoriter. Kalau legislatifnya dominan, bisa jatuh bangun pemerintahan,” pungkasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

RUU Perampasan Aset Diusulkan Ganti Nama, Berikut Nomenklaturnya

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:07

Purbaya Sudah Cairkan Rp20,5 Triliun ke 490 Pemda buat Gaji PPPK

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:52

Koperasi Jadi Kunci Hilirisasi Sawit dan Penguatan Daya Tawar Petani

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:50

Songs for Sumatera-Human Initiative Pulihkan Fasilitas MIN 4 Aceh Tamiang

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:38

Subsidi Pertalite Bocor, Kelompok Kaya Masih Nikmati Kucuran Negara

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:32

Pengacara Gus Yaqut Bongkar Duduk Persoalan Pembagian Kuota Haji Tambahan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:16

Usai Bertemu Purbaya, Bahlil Bakal Perketat Orang Kaya yang Pakai Pertalite

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:58

12 Saksi Diperiksa, Sekretaris Kepala BGN Ikut Terseret Kasus MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:46

Rudy Tanoe Irit Bicara soal Korupsi Penyaluran Bansos Usai Diperiksa KPK 4,5 Jam

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:42

Selengkapnya