Berita

Direktur Human Capital Perum Bulog, Prof. Sudarsono (kiri) di di Yayasan Mitra Netra, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Selasa 3 Desember 2024/RMOL

Bisnis

Jangan Khawatir, Bulog Jamin Stok Pangan Aman Hingga Akhir Tahun

SELASA, 03 DESEMBER 2024 | 18:58 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Perum Badan Usaha Logistik (Bulog), memastikan ketersediaan stok pangan nasional mencukupi hingga akhir tahun 2024. 

Hal ini disampaikan Direktur Human Capital Perum Bulog, Prof. Sudarsono, usai menghadiri kegiatan di Yayasan Mitra Netra, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Selasa 3 Desember 2024.

"Alhamdulillah, seperti yang sudah disampaikan oleh Pak Presiden, Menko Pangan, dan Dirut Bulog, kita memiliki stok pangan yang cukup hingga akhir tahun ini bahkan menjelang musim panen tahun depan," kata Sudarsono.


Bulog terus memastikan distribusi bahan pangan berjalan lancar untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan di seluruh wilayah Indonesia. 

"Jadi masyarakat tidak perlu khawatir," ujar Sudarsono.

Bulog, sebagai lembaga yang bertanggung jawab atas distribusi pangan strategis, telah melakukan berbagai langkah untuk memastikan pasokan beras mencukupi. 

Bahkan Direktur Utama Bulog Wahyu Suparyono bersama Menteri Koordinator bidang Pangan Zulkifli Hasan telah melakukan peninjauan ke pergudangan Bulog di Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Senin, 4 November 2024. 

Ia memastikan di pergudangan ini menyimpan beras dengan kondisi dan kualitas yang terjaga. Stok beras di gudang tersebut mencapai 140 ribu ton. Bulog sendiri memiliki 1.508 gudang dengan kapasitas 4 juta ton.

"Kami siap mendukung program pemerintah, menjaga ketahanan pangan nasional,” tandasnya. 

Dengan jaminan tersebut, Bulog berharap masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan (panic buying).

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya