Berita

Ilustrasi/Ist

Bisnis

Timur Tengah Masih Sedikit Tegang, Harga Minyak Stabil

SELASA, 03 DESEMBER 2024 | 07:32 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak tidak mengalami pergeseran yang cukup berarti dan tetap stabil. 

Dikutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent ditutup 1 sen lebih rendah di 71,83 Dolar AS per barel pada perdagangan Senin 2 Desember 2024 atau Selasa WIB. 

Minyak mentah West Texas Intermediate AS naik 10 sen atau 0,15 persen, menjadi 68,10 Dolar AS per barel.


Stabilnya harga minyak datang di tengah permintaan yang lebih kuat berkat aktivitas pabrik yang lebih tinggi di Tiongkok yang sebagian besar diimbangi oleh kekhawatiran bahwa Federal Reserve AS tidak akan memangkas suku bunga lagi pada pertemuan bulan Desember.

Sementara itu, gencatan senjata antara Israel dan Lebanon, yang mulai berlaku Rabu lalu, tampak semakin rapuh. 

Militer Israel mengatakan pada hari Senin bahwa mereka saat ini sedang menyerang target "teroris" di Lebanon di tengah tuduhan bersama tentang pelanggaran gencatan senjata antara Israel dan kelompok bersenjata Lebanon, Hizbullah.

Pentagon mengatakan bahwa meskipun terjadi beberapa insiden, gencatan senjata antara Israel dan kelompok bersenjata Lebanon, Hizbullah, tetap berlaku.

"Risiko geopolitik masih terus meningkat. Meskipun gencatan senjata sedang berlangsung di Israel, tampaknya jelas bahwa ada beberapa kesalahpahaman tentang keabsahan gencatan senjata," kata Dennis Kissler, wakil presiden senior perdagangan di BOK Financial.

Para pedagang juga mengamati perkembangan di Suriah, mempertimbangkan apakah eskalasi baru-baru ini dapat memperluas ketegangan di Timur Tengah dan memengaruhi pasokan.

Kedua patokan minyak mentah turun lebih dari 3 persen minggu lalu, tertekan oleh meredanya kekhawatiran pasokan akibat konflik Israel-Hizbullah dan perkiraan surplus 2025, meskipun ada perkiraan pemotongan produksi yang berkelanjutan.

Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya, yang dikenal sebagai OPEC+, menunda pertemuan kelompok berikutnya hingga 5 Desember. 

Pertemuan tersebut akan membahas penundaan rencana peningkatan produksi minyak yang dijadwalkan dimulai pada Januari, sumber OPEC+ mengatakan kepada Reuters minggu lalu.

"Perhatian akan tertuju pada potensi penundaan kenaikan produksi yang direncanakan, karena penundaan yang tidak terbatas dapat meringankan tekanan ke bawah pada harga," kata George Pavel, manajer umum di Naga.com Timur Tengah.

Pertemuan minggu ini akan memutuskan kebijakan untuk bulan-bulan awal tahun 2025.

"Manajer keuangan masih bimbang, pasar mencari kejelasan antara implikasi pemerintahan Trump yang akan datang dan kebijakan pasokan OPEC+," kata Harry Tchilinguirian di Onyx Capital Group.

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Posko Kesehatan PLBN Skouw Beroperasi Selama Arus Mudik

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:03

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

Kapolri: 411 Jembatan Dibangun di Indonesia, Polda Riau Paling Banyak

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:47

Gibran Salat Id dan Halal Bihalal di Jakarta Bersama Prabowo

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:30

Bonus Atlet ASEAN Para Games Cair, Medali Emas Tembus Rp1 Miliar

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:05

Gibran Pantau Arus Mudik dari Command Center Jasa Marga

Selasa, 17 Maret 2026 | 16:47

Pengusaha Kapal Minta SKB Lebih Fleksibel Atur Arus Mudik

Selasa, 17 Maret 2026 | 16:38

Pengiriman Pasukan RI ke Gaza Ditunda Imbas Perang Iran

Selasa, 17 Maret 2026 | 16:25

Bias Layar: Serangan Aktivis KontraS Ancaman Demokrasi dan HAM

Selasa, 17 Maret 2026 | 16:10

Istana Sebar Surat Edaran, Larang Menteri Open House Lebaran Mewah

Selasa, 17 Maret 2026 | 16:06

Selengkapnya