Berita

Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid/Repro

Politik

HNW: Pemerintah Lebih Berani Bela Kemerdekaan Palestina

SENIN, 02 DESEMBER 2024 | 08:09 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Acara Reuni Akbar 212 menjadi momentum penting untuk mengingatkan kembali peran Indonesia dalam membela Palestina dan melawan segala bentuk penjajahan, sebagaimana amanat konstitusi.

Hal ini disampaikan Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid, saat memberikan sambutannya dalam Reuni Akbar 212 di Monas, Jakarta Pusat, pada Senin pagi, 2 Desember 2024.

Hidayat menyoroti ambisi Israel yang bukan hanya ingin menguasai Palestina, tetapi menciptakan "Israel Raya" yang meliputi Mesir, sebagian Arab Saudi, Irak, Suriah, Yordania, dan Lebanon.


"Kalau dulu mereka sebut gerakan Palestina itu teroris, sekarang dunia tahu siapa yang sesungguhnya teroris," tegas sosok yang akrab disapa HNW itu.

Politikus PKS itu menyinggung keputusan Mahkamah Internasional yang menyatakan pendudukan Israel ilegal dan menetapkan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu sebagai buronan atas kejahatan kemanusiaan.

Hidayat lantas menyerukan agar pemerintah Indonesia lebih proaktif dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina dan menolak penjajahan Israel. 

"Kita ingin agar pemerintah Indonesia lebih berani lagi memperjuangkan kemerdekaan Palestina dan menolak penjajahan Israel," tegas HNW.

Ia juga mengapresiasi sikap Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Luar Negeri yang menegaskan dukungan terhadap Palestina, namun berharap langkah tersebut diperkuat dengan tindakan nyata.

Ia menutup pidatonya dengan mengajak seluruh peserta Reuni Akbar 212 untuk terus mendukung perjuangan Palestina dan menjaga semangat solidaritas umat Islam. 

"Indonesia tidak sendirian. Ada 143 negara PBB, negara OKI, Liga Arab, dan ASEAN yang bersama kita dalam perjuangan ini," pungkasnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya