Berita

Tim Advokasi HDCU mendatangi Bawaslu Sumsel untuk melaporkan dugaan kecurangan pada Pilkada 2024/RMOLSumsel

Nusantara

Tim Advokasi HDCU Laporkan Dugaan Kecurangan ke Bawaslu Sumsel

MINGGU, 01 DESEMBER 2024 | 03:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Tim advokasi pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan nomor urut 1, Herman Deru-Cik Ujang, mendatangi Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumsel, Sabtu, 30 November 2024.

Kedatangan mereka ke ruangan Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Bawaslu Sumsel adalah untuk membuat laporan dugaan kecurangan pada Pilkada Serentak Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel periode 2025-2029. 

"Tanggal 26 November 2024 sempat tersebar di empat desa, beras itu ada tanda salah satu Paslon memakai kartu nama. Secara umum dia tidak pakai plastik yang ada capnya, dan yang paling penting beras itu indikasinya beras bansos," papar Koordinator Tim Advokasi HDCU, Dhabi K Gumayra, dikutip RMOLSumsel, Sabtu, 30 November 2024.


Oleh karena itu, sambung Dhabi K Gumayra, kedatangan dirinya ke Bawaslu Sumsel untuk menyatakan ada indikasi bahwa Pemprov terlibat menggunakan beras bansos untuk disebarkan di daerah pemilihan Herman Deru yang paling kuat di OKU Timur.

"Untuk itulah, saya berharap aparat penegak hukum seperti Jaksa, Polisi, untuk segera mencari informasi ini karena ini korupsi. Penyalahgunaan wewenang, menggunakan wewenangnya yang sebenarnya tidak boleh untuk menghancurkan elektabilitas salah satu calon, di tempat mana calon itu memang punya kekuatan," jelasnya.

Dhabi K Gumayra juga meminta anggota DPR dari fraksi Nasdem, Demokrat, PKS, segera mungkin mengecek APBD. 

"Apakah memang ada dana-dana pengeluaran bansos yang bentuknya beras yang disalahgunakan untuk mendukung salah satu Paslon dalam Pilgub," ujarnya.

Lanjutnya, inti dari laporan mereka adalah adanya indikasi beras yang tersebar di OKU Timur pada 26-27 November 2024 itu adalah beras bansos. 

"Artinya kita menduga ini pejabat-pejabat yang sedang menjabat baik di tingkat Provinsi maupun Kabupaten Kota sedang memainkan itu. Dikoordinasikan, jelas ini ada koordinasi tidak mungkin tidak ada koordinasi," tegasnya.

"Saya mendapat indikasi beras ini berasal dari situ, itu yang perlu disikapi kawan pers dan DPR," pungkasnya.

Bertindak sebagai pelapor adalah Muhammad Widad dengan pekerjaan pengacara warga Jalan Sultan M Mansyur, Kecamatan IB I, Palembang. Dengan tanda bukti penyampaian laporan nomor 022/LP/PG/Prov/06.00/XI/2024. Laporan diterima Muriadi. 

Sementara itu, Muriadi ketika Staf PP Bawaslu Sumsel diwawancarai di kantornya membenarkan adanya laporan dugaan pelanggaran Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Tahun 2024.

"Iya ada satu laporan, tentang adanya pembagian sembako yang dilakukan oleh tim relawan salah satu Paslon yang terjadi di Kabupaten OKU Timur," ungkapnya.

Tentunya, sambung Muriadi, adanya laporan ini akan segera disampaikan kepada pimpinan. 

"Kita akan tindaklanjuti dan kaji dan akan disampaikan kepada pimpinan, biar pimpinan yang mengambil keputusan," ujarnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya