Berita

Maskapai Garuda Indonesia

Bisnis

Garuda Indonesia Turunkan Harga Tiket Pesawat Jelang Nataru

JUMAT, 29 NOVEMBER 2024 | 18:45 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia akan menurunkan harga tiket penerbangan rute domestik pada periode libur Natal dan Tahun Baru 2025 mulai 19 Desember-3 Januari 2025 mendatang. 

Direktur Utama Garuda Indonesia, Wamildan Tsani Panjaitan mengatakan, upaya tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menurunkan harga tiket jelang periode libur panjang akhir tahun.  

"Hingga saat ini upaya koordinasi intensif terus diperkuat bersama seluruh pemangku kepentingan untuk membahas lebih lanjut petunjuk pelaksanaan kebijakan tersebut guna memastikan kelancaran implementasi secara teknis di lapangan," kata Wamildan, Jumat 29 November 2024.


Sesuai rencana penurunan harga tiket yang telah disampaikan Kementerian Perhubungan RI, penurunan harga tiket diproyeksikan mencapai 10 persen. Sebagian berasal dari penurunan fuel surcharge, PJP2U dan PJP4U, serta penyesuaian avtur di sejumlah bandara. 

“Penurunan harga tiket ini juga telah memperhitungkan secara seksama. Kami optimis volume penumpang akan tumbuh positif dan berdampak langsung terhadap kinerja pendapatan Garuda Indonesia," jelas Wamildan. 

Ia berharap rencana penurunan harga tiket ini dapat berkontribusi dalam mendukung pemulihan sektor ekonomi, khususnya pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Penurunan harga tiket pesawat diharapkan menjadi langkah konkret yang berdampak positif bagi langkah peningkatan mobilitas masyarakat utamanya di momen peak season liburan akhir tahun nanti," jelas Wamildan.

Menurut Dirut baru itu, Garuda Indonesia menyambut baik solidaritas dengan seluruh stakeholder guna menurunkan harga tiket pesawat pada periode libur akhir tahun.

"Kami akan segera mengimplementasikan kebijakan ini, setelah diterbitkannya seluruh regulasi yang mengatur ketentuan penurunan harga tiket oleh pemangku kepentingan terkait," tandasnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya