Berita

Potret serangan bom di kamp pengungsian Nuseirat, Gaza Tengah pada Kamis, 28 November 2024/Net

Dunia

Israel Perkuat Serangan di Gaza Tengah, 29 Tewas Kena Bom

JUMAT, 29 NOVEMBER 2024 | 11:11 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Israel Tingkatkan Serangan bom di Gaza Tengah, mengakibatkan sedikitnya 26 orang tewas sepanjang hari Kamis, 28 November 2024. 

Petugas medis setempat mengatakan, enam orang tewas dalam dua serangan udara terpisah di sebuah rumah dan di dekat rumah sakit Kamal Adwan di Beit Lahiya di Jalur Gaza utara. 

Sementara empat lainnya tewas ketika serangan Israel mengenai sepeda motor di Khan Younis di selatan. 


Kemudian serangan udara Israel di dekat perkemahan tenda yang menampung keluarga-keluarga terlantar di Khan Younis timur menewaskan sedikitnya lima orang dan melukai yang lainnya. 

Di Nuseirat, salah satu dari delapan kamp pengungsi bersejarah di Gaza, pesawat-pesawat Israel melakukan beberapa serangan udara, menghancurkan sebuah gedung bertingkat dan menghantam jalan-jalan di luar masjid. 

"Setidaknya 11 orang tewas dalam serangan-serangan itu, menurut pejabat kesehatan di Rumah Sakit Al-Awda di kamp tersebut," ungkap laporan tersebut, seperti dimuat Gulf Times. 

Sementara di Rafah, dekat perbatasan dengan Mesir, tank-tank bergerak lebih dalam ke wilayah barat laut kota itu.

Eskalasi itu terjadi sehari setelah Israel dan Hizbullah memulai gencatan senjata di Lebanon. 

Laporan Kementerian Kesehatan Gaza menyebut serangan militer Israel di wilayah itu telah menewaskan  hampir 44.200 orang dan membuat hampir semua penduduk mengungsi lebih dari sekali. 

Kepala Badan Pengungsi Palestina PBB (UNRWA), Philippe Lazzarini, mengatakan setidaknya 70 persen dari korban tewas di Gaza adalah wanita dan anak-anak.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya