Berita

Ilustrasi (Foto: reuters.com)

Bisnis

Kelesuan China Berlanjut, IHSG Turun di 7.200

KAMIS, 28 NOVEMBER 2024 | 23:04 WIB | OLEH: ADE MULYANA

SETELAH sentimen ancaman kebijakan proteksionis Presiden terpilih AS Donald Trump terus mengurung, investor di Asia nampaknya harus kembali bergulat dengan sentimen suram dari kinerja perekonomian China.
Laporan terkini dari otoritas di Beijing menunjukkan, tingkat profit industri di negeri dengan perekonomian terbesar Asia itu yang turun 10 persen untuk Oktober lalu.
Laporan ini sekaligus menggaris bawahi kekhawatiran pelaku pasar sebelumnya menyangkut kelesuan China yang berkepanjangan.
Lebih jauh disebut penurunan tingkat profit industri China yang telah berlangsung tiga bulan terakhir secara beruntun. Hal ini sekaligus menandai serangkaian langkah yang diambil pemerintahan Xi Jinping belum memberikan dampak nyata.
Kekhawatiran akhirnya kian tumbuh, namun sebagian pelaku pasar mencoba menepis dalam taraf tertentu. Tekanan jual masih terus membayangi sesi perdagangan hari keempat pekan ini di Asia, Kamis 28 November 2024, namun untuk sebagian masih mampu terimbangi oleh upaya investor bertahan optimis. Gerak indeks di rentang terbatas, akhirnya sulit dihindarkan di seluruh bursa saham Asia.


Hingga sesi perdagangan ditutup, Indeks Nikkei (Jepang) menanjak 0,56 persen di 38.349,06, sementara indeks KOSPI (Korea Selatan) naik tipis 0,06 persen di 2.504,67, dan indeks ASX200 (Australia) menguat 0,45 persen di 8.444,3. Laporan lain juga menyebutkan, jalannya sesi perdagangan di Asia kali ini yang diwarnai kejutan dari Korea Selatan, di mana pihak Bank Sentral Korea tiba-tiba memangkas suku bunga sebesar 0,25 persen. Namun respon pelaku pasar di Seoul terlihat tak terlalu menyambut kejutan tersebut.

Sesi perdagangan yang tak terlalu suram di Asia, justru gagal dipertahankan di bursa saham Indonesia. Investor di Jakarta terkesan lebih terfokus perhatian nya pada sesi perdagangan di Wall Street yang sebelumnya berakhir merah. Sebagaimana diketahui, pelaku pasar di bursa Wall Street yang sedikit melakukan aksi profit taking usai keberhasilan mencetak rekor tertinggi Indeks DJIA. Situasi ini nampaknya menjadikan investor di Jakarta kesulitan mengikuti irama hijaunya Indeks di Asia.

Pantauan menunjukkan, gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang konsisten menapak zona merah di sepanjang sesi hari ini. IHSG terpantau sempat berupaya mengikis penurunan di pertengahan sesi sore, namun di  penutupan sesi dengan cepat berbalik  merosot lebih tajam 0,63 persen dengan berakhir di 7.200,15.

Pantauan lebih jauh menunjukkan, kinerja saham unggulan yang bervariasi. Sejumlah besar saham unggulan yang sempat tergelincir merah mampu beralih positif di sesi sore. Namun kinerja IHSG terlihat sulit keluar dari zona merah. Diantara saham unggulan yang masuk dalam jajaran teraktif ditransaksikan kembali terhajar turun, seperti: BBRI, ASII, UNTR, ADRO, ISAT, ITMG serta ICBP. Sedangkan saham unggulan lain tercatat mampu beralih ko zona hijau, seperti:  BMRI, TLKM, BBNI, SMGR serta UNVR.

Pelaku pasar di Jakarta kini diyakini berharap pada rilis data inflasi bulanan pada pekan depan untuk setidaknya menghindarkan IHSG dari penurunan lebih lanjut.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya