Berita

Kereta cepat Al Boraq Maroko/Net

Dunia

Al Boraq Maroko Tampil di Perangko Peringatan Hari Transportasi Berkelanjutan Sedunia PBB

KAMIS, 28 NOVEMBER 2024 | 13:03 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kereta cepat "Al Boraq" Maroko dipilih Administrasi Pos PBB (UNPA) untuk mengisi gambar salah satu dari enam perangko yang dirilis di peringaran Hari Transportasi Berkelanjutan Sedunia.

Mengutip keterangan Kerajaan Maroko pada Kamis, 28 November 2024, Al Boraq merupakan transportasi umum yang dioperasikan oleh perusahaan kereta api nasional Maroko. 

Dikatakan bawa Al Boraq dipilih karena memiliki karakteristik yang unik dibadingkan kereta lain yang ada dikawasan Afrika. 


"Pilihan Al Boraq oleh UNPA didasarkan pada jenisnya yang unik di Afrika yang menghubungkan kota Tangier yang terkenal ke Casablanca melalui ibu kota Rabat dalam waktu 2 jam 10 menit, bukan 4 jam 45 menit," ungkap laporan tersebut.  

Lima perangko lain akan menampilkan kereta cepat Amtrak Acela dari Amerika Serikat, JR Shinkansen dari Jepang, Fuxing dari Tiongkok, INOUI dari Prancis, dan ICE dari Jerman.

PBB setiap tahun merayakan Hari Transportasi Berkelanjutan Sedunia sebagai bentuk pengakuan mereka terhadap peran penting sistem transportasi yang aman, terjangkau, mudah diakses, dan berkelanjutan bagi semua. 

Dikatakan bahwa transportasi umum sangat diperlukan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat, dan meningkatkan kerja sama dan perdagangan internasional antarnegara.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya