Berita

Aksi 212 pada 2 Desember 2016 di Monumen Nasional, Jakarta/Ist

Politik

Senator Jakarta Ajak Umat Islam Hadiri Reuni Akbar 212

KAMIS, 28 NOVEMBER 2024 | 11:11 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Persaudaraan Alumni (PA) 212 akan menggelar Reuni Akbar Mujahid 212 pada Senin, 2 Desember 2024, yang rencananya bertempat di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat.

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal DKI Jakarta, Fahira Idris mengajak umat Islam dan seluruh masyarakat Indonesia untuk hadir dalam acara tersebut. 

Menurutnya, kegiatan ini menjadi momen penting untuk memperkuat persatuan umat, semangat kebangsaan, dan mendukung keadilan serta toleransi.


“Kegiatan ini bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga momentum penting untuk memperkuat persatuan umat, merajut kembali semangat kebangsaan, dan meneguhkan komitmen kita dalam mendukung keadilan, toleransi, serta kemerdekaan Palestina," kata Fahira seperti dikutip redaksi melalui akun Instagram miliknya, Kamis 28 November 2024.

Mengusung tema “Revolusi Akhlak untuk Indonesia Berkah dan Palestina Merdeka”, acara ini diharapkan dapat menjadi wujud nyata kontribusi masyarakat untuk bangsa sekaligus meneguhkan nilai-nilai Pancasila.

"Jadikan Reuni Akbar Mujahid 212 ini sebagai wujud nyata kontribusi kita untuk bangsa dan sebagai bentuk dukungan terhadap saudara-saudara kita di Palestina," kata Senator Jakarta itu.

Aksi 212 pertama kali muncul disaat Gubernur Jakarta kala itu, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok tersandung kasus penistaan agama September 2016 silam.

Pasca kasus penistaan agama Ahok, massa yang terdiri dari FPI, Gerakan Nasional Pembela Fatwa Ulama (GNPFU), dan Persaudaraan Alumni (PA) 212 secara rutin menggelar 'reuni' setiap tahunnya dengan tema kebangsaan yang beragam.


Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya