Berita

Ilustrasi Formula E/Ist

Hukum

KPK Pastikan Hingga Saat Ini Tidak Ada Penyidikan Formula E

RABU, 27 NOVEMBER 2024 | 22:13 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan hingga saat ini tidak ada penyidikan perkara dugaan korupsi Formula E di Jakarta.

Penegasan itu disampaikan Jurubicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto merespon pernyataan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP Hasto Kristiyanto beberapa waktu lalu yang menyebut bahwa kasus Formula E sebagai kriminalisasi.

"Sampai dengan saat ini tidak ada penyidikan perkara Formula E. Jadi saya juga tidak bisa mengomentari pernyataan Pak Hasto di podcast tersebut," kata Tessa kepada wartawan, Rabu, 27 November 2024.


Tessa pun menyarankan agar Hasto melaporkan ke Dewan Pengawas (Dewas) jika memiliki informasi yang valid agar bisa menjadi perbaikan atau peningkatan kerja KPK.

"Ya saya pikir silakan disampaikan kepada Dewan Pengawas ataupun nanti pimpinan yang baru. Tapi sampai dengan saat ini yang bisa saya katakan adalah tidak ada perkara penyidikan Formula E," pungkas Tessa.

Penyelidikan terkait penyelenggaraan Formula E di DKI Jakarta sudah dilakukan KPK sejak November 2021 lalu. Selama proses penyelidikan itu, KPK sudah memintai keterangan beberapa pihak. Termasuk Gubernur DKI Jakarta saat itu, yakni Anies Baswedan.

Selain itu, KPK juga telah memintai keterangan beberapa pihak lainnya, seperti politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Anggara Wicitra Sastroamidjojo; Wakil Walikota Jakarta Selatan, Edi Sumantri; mantan Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora), Gatot Dewa Broto; Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta saat itu, Prasetio Edi Marsudi; hingga pejabat Jakpro.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya