Berita

Tersangka Satrio Wibowo (kanan) usai mencoblos Pilgub DKI Jakarta di Rutan KPK/Ist

Politik

Tersangka KPK Satrio Wibowo Salam Metal Usai Nyoblos

RABU, 27 NOVEMBER 2024 | 12:18 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Menggunakan sistem jemput bola, 10 tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ikut mencoblos di dalam Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas I Jakarta Timur Cabang Rutan KPK, Rabu, 27 November 2024.

Pantauan RMOL, tidak ada Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang berdiri dari Rutan KPK. Namun demikian, sebagian tahanan KPK tetap bisa ikut meramaikan kontestasi Pilkada 2024.

Meskipun tidak ada TPS, petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dari TPS 04 Kelurahan Guntur, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan mendatangi Rutan KPK yang berada di Gedung Merah Putih KPK.


Mereka terlihat membawa satu buah bilik suara serta perlengkapan pemungutan suara lainnya dari TPS 04 yang berada di sekitar Rutan KPK pada pukul 11.20 WIB. Tak lama kemudian pada pukul 11.40 WIB, KPPS sudah meninggalkan Rutan KPK.

Proses pemungutan suara berlangsung hanya 20 menit lantaran hanya ada 10 tahanan yang mencoblos pada Pilkada Gubernur DKI Jakarta. 

Dari 10 tahanan itu, empat di antaranya ditahan di Rutan KPK pada Gedung C1 KPK. Keempatnya dibawa ke Rutan KPK pada Gedung Merah Putih KPK untuk melakukan pencoblosan.

Kesepuluh tahanan dimaksud adalah Ahmad Taufik, Anjar Sulistiyono, Andhi Pramono, Max Ruland Boseke, Indra Sukmono Arharrys, Richard Cahyanto, Sahata Lumbantobing, Satrio Wibowo, Saut Irianto Rajagukguk, Toras Panggabean, Yanto Suhanto.

Dari foto dokumentasi Humas KPK terlihat Andhi Pramono selaku Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean (TMP) B Makassar tahun 2021-2023 yang mengenakan kaos warna biru ikut mencoblos.

Tak hanya itu, Satrio Wibowo selaku Direktur Utama (Dirut) PT Energi Kita Indonesia (EKI) tersangka kasus dugaan korupsi APD Covid-19 terlihat berpose salam metal 3 jari.



Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya