Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Bursa Asia Pasifik Menguat, Australia Cetak Rekor Tertinggi

SENIN, 25 NOVEMBER 2024 | 08:59 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Asia-Pasifik menguat pada perdagangan Senin 25 November 2024.

Investor menunggu keputusan suku bunga bank sentral Korea dan angka PDB kuartal ketiga India minggu ini, bersamaan dengan Singapura yang akan merilis angka inflasi untuk Oktober. 

Dikutip dari Reuters, ekonom memperkirakan tingkat inflasi utama sebesar 1,8 persen, turun dari 2 persen pada bulan sebelumnya. 


Jika perkiraan ini terbukti benar, ini akan menjadi tingkat inflasi terendah Singapura sejak Maret 2021.

Data ekonomi lainnya yang menjadi perhatian adalah angka inflasi Oktober dari Australia yang akan dirilis Rabu mendatang, serta data inflasi November dari Tokyo pada Jumat. Angka inflasi Tokyo sering dianggap sebagai indikator utama tren inflasi nasional Jepang. 

Indeks S&P/ASX 200 Australia naik 0,75 persen, mencapai titik tertinggi sepanjang masa di 8.458,9 pada awal sesi perdagangan. 

Indeks Nikkei 225 Jepang naik 1,19 persen, sementara indeks Topix naik 0,83 persen. 

Indeks Kospi Korea Selatan naik 0,93 persen, dan indeks Kosdaq berkapitalisasi kecil mengalami kenaikan lebih besar sebesar 1,76 persen. 

Sementara indeks Hang Seng Hong Kong berjangka berada di 19.204, menunjukkan pembukaan yang lebih lemah dibandingkan dengan penutupan HSI di 19.229,97. 

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya