Berita

Seorang tentara Rusia menembakkan howitzer Msta-B ke arah posisi Ukraina di wilayah Rusia/Net

Dunia

Ukraina Gagal Pertahankan 40 Persen Wilayah Pendudukan Kursk

MINGGU, 24 NOVEMBER 2024 | 12:14 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Serangan balik dari pasukan Rusia sejak Agustus lalu membuat Ukraina kewalahan hingga kehilangan 40 persen wilayah Kursk yang mereka duduki.

Sumber keamanan Ukraina mengatakan bahwa Moskow telah mengerahkan sekitar 59.000 tentara ke Kursk, sejak pasukan Kyiv menyerbu dan maju dengan cepat di wilayah milik Rusia itu.

“Paling banyak, kami menguasai sekitar 1.376 kilometer persegi, sekarang tentu saja wilayah ini lebih kecil. Musuh meningkatkan serangan baliknya,” kata sumber itu, seperti dimuat Reuters pada Minggu, 24 November 2024.


“Sekarang kami menguasai sekitar 800 kilometer persegi (309 mil persegi). Kami akan menguasai wilayah ini selama yang diperlukan secara militer," kata dia lagi.

Sumber Ukraina itu menambahkan, salah satu penyebab mereka banyak kehilangan wilayah di Kursk adalah karena 11.000 tentara Korea Utara telah dikerahkan Rusia di wilayah perbatasan itu.  

Kepala angkatan bersenjata Ukraina mengatakan pada 11 November bahwa pasukannya yang terkepung tidak hanya bertempur melawan bala bantuan Rusia di Kursk, tetapi juga berjuang untuk memperkuat dua garis depan yang terkepung di Ukraina timur dan bersiap menghadapi serangan infanteri di selatan.

Dikatakan bahwa Rusia memiliki sekitar 575.000 tentara yang bertempur di Ukraina saat ini dan kemungkinan akan menambahnya hingga sekitar 690.000.

Serangan Kursk adalah invasi darat pertama Rusia oleh kekuatan asing (Ukraina) sejak Perang Dunia Kedua dan membuat Moskow tidak siap.

Dengan menguasai Kursk, Kyiv berencana membendung serangan Rusia di Ukraina timur dan timur laut, dan memaksa mereka menarik kembali pasukan dari Ukraina Timur.

Namun sayangnya pasukan Rusia masih terus maju di wilayah Donetsk timur Ukraina.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

UPDATE

Perpres Pelindungan Ojol Jangan Berhenti di Atas Kertas

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:29

Awasi Ketat Penggunaan Anggaran Operasi Modifikasi Cuaca

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:16

Sakelar Cahaya di Dalam Otak

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:04

Kartu Nikah Digital Bisa Diakses melalui Simkah, Ini Caranya!

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:44

Nusron Wahid Bikin KPK Tidak Berkutik

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:24

Dulu di Depok Banyak Maling dan Begal, Sekarang Aman

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:08

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Puluhan Korban Investasi Emas Polisikan Direksi PT DGJ

Minggu, 11 Oktober 2026 | 03:33

Tragedi Affan dan Bambang Jangan Terulang

Minggu, 11 Oktober 2026 | 03:14

Selengkapnya