Berita

Calon Walikota dan Wakil Walikota Bandung, Muhammad Farhan-Erwin Setiawan/Istimewa

Politik

Pilkada Kota Bandung 2024

Farhan-Erwin Enggan Jumawa Meski Punya Elektabilitas Tinggi

SABTU, 23 NOVEMBER 2024 | 06:36 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Calon Walikota Bandung, Muhammad Farhan, tidak akan bersikap jumawa meski hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) menunjukkan dirinya dan Erwin Setiawan unggul dalam elektabilitas dibandingkan 3 pasangan calon lainnya.

Survei LSI yang dirilis baru-baru ini menunjukkan elektabilitas pasangan Farhan-Erwin mencapai 55,1 persen dalam simulasi tanpa surat suara. Bahkan, dalam simulasi dengan kartu bantu surat suara, elektabilitas mereka meningkat menjadi 56,2 persen.

"Kami tidak mau lupa diri. Kami tetap harus bekerja karena kami punya hitung-hitungan sendiri," ujar Farhan, dikutip RMOLJabar, Jumat, 22 November 2024.


Meski unggul cukup jauh dari pesaingnya, Farhan menyatakan akan memaksimalkan waktu yang tersisa hingga hari pencoblosan. Ia bersama timnya terus melakukan silaturahmi ke berbagai simpul pendukung untuk memperkuat basis suara.

"Setiap titik kami hampiri, manfaatkan setiap menit yang berharga. Sampai tanggal 23 November 2024, jadwal kami penuh dengan kegiatan," jelasnya. 

Pada kesempatan sama, Farhan menerima dukungan dari Persatuan Masyarakat Bandung Utama (Permata). Kelompok ibu-ibu tersebut resmi mendeklarasikan dukungan kepada Farhan-Erwin di Pilwalkot Bandung 2024. Mereka berkomitmen mengawal suara pasangan tersebut hingga hari pencoblosan.

"Alhamdulillah, deklarasi ini merupakan komitmen untuk mendukung kami sebagai walikota dan wakil walikota. Ini bagian dari akumulasi suara-suara yang kami kumpulkan sampai menit-menit terakhir," ujar Farhan.

Dalam pertemuan tersebut, Permata menyampaikan harapan agar pasangan Farhan-Erwin berpihak pada perempuan dan anak-anak. Farhan menegaskan bahwa keadilan untuk kelompok rentan, seperti lansia, disabilitas, perempuan, dan anak-anak, merupakan salah satu program prioritas mereka.

"Masukan ini sejalan dengan program utama kami yang fokus pada keadilan untuk kelompok rentan," tambahnya.

Survei LSI mencatat pasangan Farhan-Erwin unggul jauh dari para pesaingnya. Seperti Haru Suandharu-Ridwan Dhani Wirianata (24,1 persen), Arfi Rafnialdi-Yena Iskandar Masoem (8,5 persen), dan Dandan Riza Wardana-Arif Wijaya (6,3 persen) dalam simulasi tanpa surat suara. Sementara 6,0 persen responden memilih "Tidak Tahu/Rahasia."

Dalam simulasi dengan kartu bantu surat suara, Farhan-Erwin tetap memimpin dengan 56,2 persen, diikuti Haru-Ridwan (22,5 persen), Arfi-Yena (9,8 persen), dan Dandan-Arif (6,1 persen). Sebanyak 5,4 persen responden masih belum memutuskan pilihannya.

Survei dilakukan terhadap 800 responden dengan metode multistage random sampling. Margin of error survei ini adalah ±3,5 persen, dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya