Berita

Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata menggelar konferensi pers bersama pejabat struktural hingga pegawai KPK/RMOL

Politik

Pegawai KPK Diminta Dukung dan Awasi Pimpinan Baru

JUMAT, 22 NOVEMBER 2024 | 22:03 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Tidak punya privilege untuk memilih pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Wakil Ketua KPK Alexander Marwata meminta insan KPK untuk mendukung dan mengawasi pimpinan KPK periode 2024-2029 yang sudah terpilih.

Hal itu disampaikan Alex setelah terpilihnya 5 pimpinan KPK baru melalui voting di Komisi III DPR pada Kamis, 21 November 2024.

"Kami mewakili segenap insan KPK mengucapkan selamat kepada kelima pimpinan KPK yang telah terpilih melalui proses fit and proper test," kata Alex kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat, 22 November 2024.


Alex yang didampingi pejabat struktural hingga pegawai KPK yang hadir ini melihat, banyak pro dan kontra hingga terpilihnya 5 pimpinan KPK selanjutnya. Alex pun menyebut sudah bukan saatnya untuk mempertanyakannya.

"Saya sudah sampaikan kepada insan KPK, kalian enggak punya privilege untuk memilih pimpinan KPK. Jadi terima apa adanya dan dukung mereka, awasi mereka. Itu juga yang sebetulnya kami berharap kepada rekan-rekan media dan juga kepada masyarakat pegiat anti-korupsi," terang Alex.

Alex menjelaskan, terpilihnya pimpinan KPK yang baru menjadi momentum bagi keberlanjutan pemberantasan korupsi dengan memastikan bahwa pimpinan yang terpilih memiliki integritas, kompetensi, dan visi yang sejalan pada upaya memperkuat KPK dan pemberantasan korupsi di Indonesia.

"Kami percaya, bahwa terpilihnya pimpinan baru KPK ini akan membawa semangat baru dalam memperkuat KPK sebagai garda terdepan pemberantasan korupsi, sekaligus menjaga independensi dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap KPK," tegas Alex.

Alex pun juga menyampaikan ucapan selamat kepada 5 anggota Dewan Pengawas (Dewas) KPK yang terpilih. Menurutnya, Dewas merupakan bagian penting dalam menjaga akuntabilitas, integritas, dan transformasi dalam pelaksanaan tugas KPK.

"Dewan pengawas terpilih diharapkan mampu menciptakan sinergi positif dengan pimpinan KPK dalam mewujudkan tata kelola yang baik dan pengawasan yang efektif, sehingga KPK selalu tetap berada pada jalur yang sesuai dengan prinsip hukum dan etika. Sehingga pelaksanaan tugas-tugas pemberantasan Korupsi tidak sesuai dengan ketentuan dan norma hukum, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai etika," pungkas Alex.


Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Jusuf Kalla: Konflik Timteng Berpotensi Tekan Ekonomi Global dan Indonesia

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:19

Permohonan Restorative Justice Rismon Menggemparkan

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:07

Reset Amerika

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:01

Sinopsis One Piece Season 2 di Netflix Petualangan Baru Luffy di Grand Line

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:32

Rismon Ajukan RJ, Ahmad Khozinudin: Label Pengkhianat akan Abadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:23

BPKH Bukukan Aset Konsolidasi Rp238,99 Triliun hingga Akhir 2025

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:08

ICWA Minta RI Kaji Lagi soal Gabung Board of Peace

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:00

Rismon Siap Dicap Pengkhianat Usai Minta Maaf ke Jokowi

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:24

Indonesia Diminta Aktif Dorong Perdamaian Timteng

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:07

KPK Sita Aset Rp100 Miliar Lebih dari Skandal Kuota Haji Era Yaqut

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:04

Selengkapnya