Berita

Mantan panglima militer Ukraina, Valerii Zaluzhnyi/Net

Dunia

Eks Jenderal Ukraina: Perang Dunia Ketiga Sudah Dimulai

JUMAT, 22 NOVEMBER 2024 | 10:47 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Perang Dunia Ketiga sebenarnya telah dimulai sejak Rusia melibatkan sekutunya, Korea Utara, Tiongkok, dan Iran ke medan pertempuran.

Pandangan itu disampaikan oleh mantan panglima militer Ukraina, Valerii Zaluzhnyi di upacara penghargaan UP100 Ukrainska Pravda, seperti dimuat Politico pada Jumat, 22 November 2024.

Zaluzhnyi meyakini Perang Dunia Ketiga sudah resmi dimulai, dengan keterlibatan pasukan Korea Utara di Kursk, lalu drone Shahedi Iran yang digunakan Rusia membombardir wilayah Ukraina, dan pasokan senjata Beijing untuk Moskow.


"Karena pada tahun 2024, Ukraina tidak lagi menghadapi Rusia. Saya yakin bahwa pada tahun 2024 kita benar-benar dapat percaya bahwa Perang Dunia Ketiga telah dimulai," kata Zaluzhnyi.

Dia mendesak agar sekutu Kyiv segera memahami situasi saat ini, di mana mereka tidak akan berdaya jika berperang sendirian melawan banyak musuh.

"Jelas bahwa Ukraina sudah memiliki terlalu banyak musuh. Ukraina akan bertahan hidup dengan teknologi, tetapi tidak jelas apakah ia dapat memenangkan pertempuran ini sendirian," tegasnya.

Zaluzhnyi memimpin pasukan Ukraina saat mereka berhasil menangkis serangan awal Rusia pada 24 Februari 2022. Ia juga dibebani dengan serangan balik yang gagal tahun lalu.

Jenderal Oleksandr Syrskyi, yang dianggap lebih dekat dengan Zelenskyy, menggantikan Zaluzhnyi sebagai panglima tertinggi pasukan Ukraina.

Mantan jenderal itu sekarang menjadi duta besar Ukraina untuk Inggris Raya.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

Izin Dicabut, Toba Pulp Bongkar Dokumen Penghargaan dari Menteri Raja Juli

Rabu, 21 Januari 2026 | 18:08

Prabowo Hadiri Forum Bisnis dan Investasi di Lancaster House

Rabu, 21 Januari 2026 | 18:04

Bonjowi Desak KIP Hadirkan Jokowi dan Pratikno

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:57

15 Anggota Fraksi PDIP DPR Dirotasi, Siapa Saja?

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:50

Pramugari Florencia 13 Tahun Jadi Bagian Wings Air

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:35

Inggris Setuju Kerja Sama Bangun 1.500 Kapal Ikan untuk Nelayan RI

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:31

Bukan Presiden, Perry Warjiyo Akui yang Usul Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:30

Wakil Kepala Daerah Dipinggirkan Setelah Pilkada

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:22

Konflik Agraria di Kawasan Hutan Tak Bisa Diselesaikan Instan

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:20

Krisis Bukan pada Energi, tapi Tata Kelola yang Kreatif

Rabu, 21 Januari 2026 | 16:54

Selengkapnya