Berita

Perdana Menteri Mali, Choguel Maiga/Net

Dunia

Gegara Singgung Junta, PM Mali Dipecat

KAMIS, 21 NOVEMBER 2024 | 13:47 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kritik yang disampaikan Perdana Menteri Mali, Choguel Maiga terhadap pemimpin militer atau junta di negara itu menjadi bumerang baginya. 

Televisi Pemerintah Mali ORTM pada Kamis, 21 November 2024 mengatakan bahwa Maiga telah dipecat dari jabatannya setelah mengkritik kegagalan junta untuk menggelar pemilihan umum setelah 24 bulan pemerintahan transisi. 

"Perdana Menteri Mali Choguel Maiga telah dipecat," ungkap laporan tersebut. 


Junta merebut kekuasaan dalam kudeta berturut-turut pada tahun 2020 dan 2021, telah berjanji untuk mengadakan pemilihan umum pada bulan Februari 2024 tetapi menunda pemungutan suara tanpa batas waktu karena alasan teknis.

Minggu lalu, Maiga mengatakan bahwa penundaan pemilu tidak dikoordinasikan dengan pemerintah transisi. 

"Semuanya terjadi dalam kerahasiaan total, tanpa sepengetahuan perdana menteri," kata Maiga saat itu. 

Komentarnya memicu ketegangan dengan junta, yang memaksanya untuk menunda pertemuan dewan menteri yang direncanakan hari Rabu, 20 November 2024. 

Maiga dengan gigih membela junta Mali saat negara-negara tetangga Afrika Barat dan sekutu internasional mengkritik kerja sama militernya dengan tentara bayaran Rusia dan penundaan pemilu yang berulang.

Berdasarkan undang-undang, penerus Maiga harus membentuk pemerintahan baru dengan berkonsultasi dengan Presiden sementara Assimi Goïta.

Sebelum diangkat menjadi perdana menteri pada tahun 2021, Maiga menjabat sebagai menteri perdagangan Mali di bawah mantan Presiden Amadou Toumani Toure dan sebagai menteri ekonomi digital di bawah mantan Presiden Ibrahim Boubacar Keita.

Maiga juga merupakan pemimpin koalisi oposisi M5-RFP yang mempelopori protes terhadap Keita sebelum ia digulingkan.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya