Berita

Salah satu momen kebersamaan Prof Dr Muryanto Amin dan Bobby Nasution/Net

Politik

Kedekatan Rektor USU ke Bobby Sudah Terlalu Politis

RABU, 20 NOVEMBER 2024 | 20:27 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Kedekatan antara Rektor Universitas Sumatera Utara, Prof Dr Muryanto Amin kepada calon gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution masih terus menuai kritik. Seharusnya, dalam kontestasi politik seperti saat ini, sang Rektor harus menjaga sikap agar tidak dinilai terlibat langsung dengan kepentingan politik Bobby.

"Kehadiran Muriyanto Amin dalam kegiatan politik Bobby Nasution sangat disayangkan, mengingat beliau adalah ASN sekaligus Rektor USU. Aturan UU ASN jelas melarang keterlibatan ASN dalam kontestasi politik. Netralitas ASN adalah perintah undang-undang, dan saya berharap Muriyanto menghormati itu agar tidak menjadi preseden buruk ke depannya," ujar salah seorang inisiator Forum Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (FAHMI) Sumatera Utara, Taufik Umar Dani Harahap, dilansir Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOLSumut, Rabu, 20 November 2024.

Taufik Umar Dani meminta Muriyanto untuk bersikap objektif dan tidak terlibat langsung maupun tidak langsung dalam pusaran politik yang semakin memanas menjelang Pilgub Sumut. Selaku sosok dari kalangan akademis kampus Muriyanto seharusnya dapat menjadi penyeimbang dalam situasi politik yang memuncak jelang hari pencoblosan Pilgub Sumut.


"Sebagai seorang akademisi dan intelektual, Muriyanto seharusnya bisa menjaga posisinya sebagai penyeimbang dan bagian yang ikut menurunkan tensi politik. Jika memang ingin terlibat dalam politik praktis, lebih baik mundur dari jabatannya sebagai Rektor USU dan keluar dari ASN. Itu langkah yang lebih elegan dan akan lebih menghormati prinsip-prinsip demokrasi," tegas Taufik.

Beberapa waktu belakangan ini, kritik terhadap Muriyanto semakin meluas setelah beredarnya sebuah video di media sosial yang mendesak Rektor USU tersebut untuk tidak terlibat dalam kontestasi Pilkada Sumut. Video berdurasi 1,80 detik itu diunggah oleh tim hukum pasangan calon Gubernur Edy Rahmayadi dan Hasan Basri Sagala, yang mengingatkan Muriyanto agar tidak ikut campur dalam politik Pilkada Sumut.

"Kami mengingatkan Prof Muriyanto Amin sebagai Rektor USU agar tidak ikut campur dalam Pilkada Sumut. Jika tidak ada klarifikasi dalam waktu 3x24 jam, kami akan membawa masalah ini ke jalur hukum," tegas Yance, perwakilan tim hukum pasangan Edy Hasan.

Populer

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

ICMI Terima Wakaf 2 Ribu Mushaf Al-Qur'an

Minggu, 22 Februari 2026 | 00:10

Tantangan Direksi Baru BPJS Kesehatan Tak Ringan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 23:43

Polri di Bawah Presiden Sudah Paten dan Tidak Ada Perdebatan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 23:28

AKBP Catur cuma Sepekan Jabat Plh Kapolres Bima Kota

Sabtu, 21 Februari 2026 | 23:28

Palu Emas Paman

Sabtu, 21 Februari 2026 | 23:01

BNI Perkuat Aksi Lingkungan, 423 Kg Sampah Berhasil Diangkut dari Pantai Mertasari

Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:56

BI-Kemenkeu Sepakati Pengalihan Utang Tahun Ini, Nilainya Rp173,4 Triliun

Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:40

Teror Ketua BEM UGM, Komisi III Dorong Laporan Resmi ke Aparat

Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:14

PB IKA PMII Pimpinan Fathan Subchi Pastikan Kepengurusan Sah Secara Hukum

Sabtu, 21 Februari 2026 | 21:37

BNI Rayakan Imlek 2577 Kongzili Bersama Nasabah

Sabtu, 21 Februari 2026 | 21:03

Selengkapnya