Berita

Anggota Komisi I DPR RI Andina Thresia Narang/Ist

Politik

Dewan Pers Harus Perhatikan Keabsahan Sertifikasi Media dan Wartawan

RABU, 20 NOVEMBER 2024 | 14:26 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Dewan Pers diminta untuk memperhatikan sertifikasi media dan wartawan. 

Hal ini penting dilakukan agar wartawan yang bertugas di media tersebut bisa memberikan berita yang berimbang dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku pada kode etik jurnalistik.

"Wartawan ini harus bisa terakreditasi dulu supaya bisa memberikan berita berimbang. Jadi setidaknya media online yang baru ini perlu dicari tahu keabsahan mereka," kata Anggota Komisi I DPR RI Andina Thresia Narang dalam keterangannya, Rabu, 20 November 2024.


Politikus Partai Nasdem itu mencontohkan ada satu media yang tugasnya dikerjakan sekaligus hanya oleh satu orang wartawan saja.

Ia menekankan struktur kepengurusan dari media itu juga sangat penting supaya media bisa memberikan berita yang berimbang sesuai kode etik jurnalistik.

"Seperti yang cari iklannya dia, yang cari berita juga dia, dan yang jadi direkturnya juga dia. Hal itu harus jadi perhatian supaya tidak terjadi tumpang tindih," ujarnya.

Legislator Dapil Kalteng tersebut juga mengingatkan jika menjelang Pilkada Serentak 2024 pada 27 November 2024 pemberitaan media terutama di daerah menjadi sorotan bersama.

Menurutnya, independensi media sangat penting supaya bisa menyajikan berita yang berimbang dan tidak berpihak kepada satu pihak tertentu saja.

Pasalnya, hal tersebut bisa berpengaruh pada kebebasan pers yang belakangan ini mengalami penurunan dan tentu indeks kebebasan pers menjadi hal yang penting untuk diperhatikan oleh Dewan Pers.

"Contoh di pilkada ini bila ada satu media online memberitakan berita hanya sesuai pesanan. Terus pihak lain ada yang diserang secara tendensius, nah ini kan harusnya berimbang," tandasnya.



Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya