Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Bursa Asia Pasifik Menguat, Tiongkok Pertahankan Suku Bunga

RABU, 20 NOVEMBER 2024 | 11:19 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar Asia-Pasifik dibuka menguat pada perdagangan Rabu 20 November 2024.

Penguatan ini menyusul peningkatan yang beragam di Wall Street di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik antara Ukraina dan Rusia.

Investor akan menilai data perdagangan Oktober dari Jepang. Ekonom yang disurvei oleh Reuters memperkirakan ekspor akan melonjak 2,2% dari tahun ke tahun. Impor diperkirakan turun 0,3%, turun dari 2,1% bulan lalu.


Nikkei 225 Jepang dibuka menguat, Topix naik 0,1 persen, dan Indeks Hang Seng Hong Kong berada di level 19.619, sedikit lebih rendah dari penutupan terakhir di level 19.663,67.

Kospi Korea Selatan naik 0,3 persen sementara Indeks Kosdaq naik 0,2 persen. 

S&P/ASX 200 Australia dibuka 0,24 persen lebih rendah. 

Menurut jajak pendapat Reuters, Tiongkok diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuan pinjamannya.Itu adalah langkah yang sangat dinanti-nantikan menyusul pemotongan tajam biaya pinjaman bulan lalu.

Bank Rakyat China telah mengeluarkan pernyataan bahwa pemberi pinjaman utama China mempertahankan suku bunga acuan pinjaman 1 tahun dan 5 tahun tetap pada 3,1 persen dan 3,6 persen. 

Pada bulan Oktober, bank-bank China telah memangkas suku bunga sebagai bagian dari paket stimulus Beijing untuk menghidupkan kembali momentum pertumbuhan, sebuah langkah yang menekan margin keuntungan pemberi pinjaman yang sudah tertekan, membatasi ruang untuk pelonggaran lebih lanjut.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya