Berita

Tangkapan layar video detik-detik Carok di Desa Ketapang Laok, Sampang, Madura pada Minggu, 17 November 2024/Repro

Nusantara

Kiai Nasih Aschal Kutuk Carok di Ketapang hingga Telan Korban Jiwa

SELASA, 19 NOVEMBER 2024 | 19:49 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Peristiwa tragis aksi carok di Desa Ketapang Laok, Sampang, Madura pada Minggu, 17 November 2024 menuai kecaman.

Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Syaikhona Kholil Bangkalan, Kiai Nasih Aschal prihatin atas peristiwa yang menewaskan satu orang itu.

“Kita sayangkan kejadian carok ini yang telah memakan korban. Tentu kita berbelasungkawa sekaligus mengutuk keras aksi ini," kata Kiai Nasih dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 19 November 2024.


Kiai Nasih berujar, peristiwa ini menjadi peringatan penting agar kejadian serupa tidak terulang. Ia juga menekankan pentingnya upaya menjaga keamanan dan kedamaian di tengah masyarakat, terutama menjelang Pilkada 2024.

"Kami juga mendorong agar proses hukum bisa dilakukan secepat mungkin,” sambung Kiai Nasih.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh lapisan masyarakat, terutama tokoh agama menjaga keharmonisan dan keamanan di Madura. Tindakan kekerasan seperti carok bukan hanya bertentangan dengan hukum negara, tetapi juga ajaran agama.

"Maka kembalikan Madura kepada apa yang sudah ditanamkan oleh para pendahulu kita. Bhuppa’ Bhâbhu’ Ghuru Rato. Itu mengandung arti yang sangat dalam. Di mana Madura dikenal menjadi suku yang baik, maka pertahankan kebaikan ini,” tegasnya.

Carok di Desa Ketapang Laok, Kecamatan Ketapang ini viral di media sosial setelah tersebar video detik-detik aksi yang menyebabkan satu orang meninggal dunia. Korban meninggal dunia diketahui bernama Jimmy Sugito Putra.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya