Berita

Joko Widodo menghadiri kampanye Cagub-Cawagub Jawa Tengah nomor urut 2, Ahmad Luthfi-Taj Yasin/Istimewa

Politik

Pilkada Jateng 2024

Libatkan Jokowi dalam Kampanye, Luthfi-Yasin Dapat Keuntungan Sekaligus Kerugian

SENIN, 18 NOVEMBER 2024 | 15:25 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Keterlibatan Presiden ke-7 RI Joko Widodo dalam kampanye beberapa waktu lalu dinilai memberikan efek positif sekaligus negatif bagi pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi-Taj Yasin. 

Pengamat politik Ujang Komarudin memandang, sosok Jokowi tidak hanya sekadar memberikan dampak positif bagi Luthfi-Yasin dalam mendongkrak suara jelang hari-H pencoblosan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 pada 27 November mendatang. 

"Kalau saya sih melihatnya bisa berdampak positif dan negatif," ujar Ujang saat dihubungi RMOL, pada Senin, 18 November 2024.


Menurut Ujang, Jokowi merupakan sosok fenomenal. Karena di mata masyarakat, presiden dua periode yang menjabat pada 2014 hingga 2024 itu tidak luput dari sejumlah hal kontroversial. 

"Karena yang suka (Jokowi) banyak dan yang tidak suka Jokowi juga besar," sambungnya. 

Kendati begitu, Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) itu meyakini Luthfi-Yasin tetap bisa memperkuat basis pemilih dari ceruk simpatisan Jokowi. Sementara, potensi kehilangan suara akan berasal dari kelompok yang berseberangan. 

"Mungkin yang suka masyarakat kelas bawah, bisa saja diambil untuk mendongkrak elektabilitas Luthfi-Yasin. Tapi kalau kelas menengah ke atas banyak yang tidak suka ke Jokowi, karena itu akan negatif," tutur Ujang. 

"Oleh karena itu, saya melihat kalau Jokowi turun itu untuk mengambil suara pendukung kelas menengah ke bawah. Katakanlah itu dimigrasi ke Luthfi-Yasin," tutup dosen Ilmu Politik Universitas Al-Azhar Indonesia itu. 

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Korporasi Biang Kerok Karhutla Harus Dihukum Maksimal

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:32

Partisipasi Industri Lokal Menguat, 101 Calon Mitra PSEL Denera Lolos Seleksi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:31

IHSG Rontok 1,29 Persen, Rupiah Cerah ke Rp18.112 per Dolar AS

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:27

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Pasokan Gas RI ke Luar Negeri

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:12

Harga Emas Antam Turun Lagi, Beli Sekarang?

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:01

Andrea Bocelli Harus Cabut Dukungan ke Israel jika Ingin Konser di Indonesia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:43

Pemerintah Jangan Tutup Mata atas Nasib PMI di Malaysia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:25

Indonesia dan Singapura Harus Kompak Bongkar Jejak Korporasi Karhutla

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:14

Kopdes Jangan Malah Jadi Pesaing UMKM

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:05

Jakarta Tak Kalah dari Singapura Gelar Konser Dunia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 07:40

Selengkapnya