Berita

Ilustrasi Foto/Ist

Bisnis

Berikut Solusi Digital Telkom untuk Analitik E-Commerce Berbasis AI

SENIN, 18 NOVEMBER 2024 | 00:33 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Dalam rangka menghadapi perkembangan era digital yang semakin pesat, strategi bisnis yang berbasis data bukan lagi sebuah pilihan, melainkan kebutuhan. Bagi para pelaku e-commerce, memahami perilaku konsumen dan tren pasar adalah kunci untuk memenangkan persaingan. 

Di sinilah peran BigMarket, platform e-commerce analytics dari BigBox, menjadi sangat penting. BigMarket adalah platform analitik yang merupakan bagian dari BigBox, salah satu produk unggulan dari PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom).

BigMarket menawarkan cara mudah untuk memonitor dan menganalisis produk-produk daring di berbagai marketplace besar. BigMarket turut membantu pelaku bisnis untuk memahami perilaku konsumennya, melacak tren pasar, serta mengoptimalkan strategi pemasaran. 


Fitur canggih seperti Natural Language Processing (NLP), AI Prediction Analytics, dan Data-Driven Insights, membantu pengusaha mengidentifikasi peluang yang sebelumnya mungkin tidak terlihat. BigMarket juga dapat menjadi solusi bagi pemerintah daerah untuk memahami pasar digital di wilayahnya.

Dalam dunia e-commerce yang kompetitif, memahami data konsumen menjadi penting untuk keberlanjutan bisnis. BigMarket memberikan akses kepada pelaku bisnis untuk melihat perilaku pelanggan secara real-time, memungkinkan mereka membuat keputusan yang lebih cepat dan tepat. 

BigMarket membantu pelaku usaha mengidentifikasi pola perilaku konsumen, memberikan insight tentang produk mana yang paling diminati, kapan waktu terbaik untuk meluncurkan kampanye, dan cara meningkatkan pengalaman belanja pelanggan.

BigMarket tidak hanya membantu dalam memantau penjualan, tetapi juga mengoptimalkan seluruh rantai pasok. Dengan fitur predictive analytics, pelaku usaha dapat memperkirakan kapan harus meningkatkan produksi atau menyesuaikan persediaan, sehingga operasional berjalan lebih efisien dan mengurangi risiko kerugian.

Fitur-fitur unggulan seperti visualisasi data yang cepat dan mudah, analisis penjualan produk kategori tertentu, serta notifikasi yang dapat disesuaikan melalui email atau WhatsApp, menjadikan BigMarket solusi yang adaptif untuk berbagai kalangan. Tidak hanya itu, BigMarket juga mendukung tercapainya tujuan keberlanjutan lingkungan yang semakin penting di era modern ini. 

Dengan membantu pemerintah dan UMKM dalam mengoptimalkan kinerja digital mereka, BigMarket secara tidak langsung mendukung penciptaan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

"BigMarket kami hadirkan dalam mempercepat digitalisasi untuk pertumbuhan ekonomi lokal. Dengan kemampuan analisis yang mendalam, platform ini membantu pelaku usaha dan pemerintah daerah untuk memahami pasar dan membuat keputusan berbasis data yang tepat," ucap EVP Digital Business & Technology Telkom Komang Budi Aryasa dalam keterangan yang diterima redaksi, Minggu, 17 November 2024.

Salah satu contoh nyata implementasi BigMarket adalah yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Semarang. Sebelum menggunakan BigMarket, Pemkot Semarang masih melakukan analisis data penjualan digital secara manual, sehingga memakan banyak waktu dan tenaga. 

Namun, setelah memanfaatkan BigMarket, Pemkot Semarang kini dapat mengidentifikasi tren produk, nilai belanja digital, dan volume penjualan di wilayahnya dengan lebih mudah dan akurat.

Dengan solusi ini, Telkom melalui BigBox dan BigMarket, semakin memperkuat komitmennya untuk mempercepat transformasi digital Indonesia dan meningkatkan daya saing pelaku usaha di pasar global.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

UPDATE

Program Prabowo Tak Akan Berdampak Jika Soliditas Internal Rapuh

Jumat, 13 Februari 2026 | 16:03

Prabowo Tantang Danantara Capai Return on Asset 7 Persen

Jumat, 13 Februari 2026 | 16:01

Pakar: Investigasi Digital Forensik Bisa jadi Alat Penegakan Hukum Kasus Investasi

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:46

Wapres Tekankan Kuartal I Momentum Emas Sektor Pariwisata

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:40

Kapolri Siap Bangun Lebih dari 1.500 SPPG Selama 2026

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:26

Kolaborasi Inspiratif: Dari Ilustrasi ke Mesin Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:20

Setnov Hadir, Bahlil Hanya Pidato Singkat di HUT Fraksi Partai Golkar DPR

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:18

Kepala BPKH: Desain Kelembagaan Sudah Tepat, Tak Perlu Ubah Struktur

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:16

Prabowo Hadiri Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara

Jumat, 13 Februari 2026 | 14:53

Keuangan Haji Harus Berubah, Wamenhaj Dorong Tata Kelola yang Lebih Modern

Jumat, 13 Februari 2026 | 14:36

Selengkapnya