Berita

Politisi PDIP Ahmad Basarah (RMOL)

Politik

Dibantah, Ahok Sebut Anies Tak Masuk Daftar Cagub dari PDIP

MINGGU, 17 NOVEMBER 2024 | 10:14 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pernyataan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang menyebut PDIP tidak pernah memasukkan Anies Baswedan sebagai calon gubernur pada Pilkada Jakarta 2024 dibantah.

Rekan Ahok di PDIP, Ahmad Basarah menegaskan partainya sudah membidik Anies sejak Juni 2024 atau jauh sebelum Ahok dilantik sebagai pengurus DPP, 5 Juli 2024.

"Pada tanggal 8 Juni 2024 itu, saya ditugaskan oleh DPP untuk menjalin komunikasi dengan PKB. Saya lalu bertemu dengan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar. PDI Perjuangan dan PKB lalu bersepakat menjalin kerja sama di Pilkada Jakarta. PKB akan mendukung Anies Baswedan sebagai calon gubernur, kami meminta posisi wakil gubernur," kata Ahmad Basarah yang juga Ketua Bidang Luar Negeri DPP PDIP, dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi di Jakarta, Minggu, 17 November 2024.


Ahmad Basarah memastikan pembicaraan mengusung Anies sebagai cagub DKI bahkan sudah sampai tahap deklarasi. Menurutnya, PDIP menjajaki kerja sama politik dengan PKB ketika itu lantaran kedua partai bersikap realistis tidak dapat mengusung sendiri pasangan calon karena memiliki kursi DPRD tidak mencapai 20 persen.

PDIP hanya mendapat 15 kursi sedangkan PKB hanya 10 kursi. 

"Atas dasar fakta itu, kami berniat menjalin kerja sama politik dengan PKB. Waktu itu kan PDI Perjuangan belum bisa mengajukan calon sendiri sebab putusan Mahkamah Konstitusi nomor 60 yang membolehkan kami mengajukan calon sendiri belum ada," tandas Ahmad Basarah.

Pernyataan kontroversial terkait pencalonan Anies oleh PDIP disampaikan Ahok dalam sebuah acara, Jumat 15 November 2024, Ahok menegaskan partainya tidak pernah sekalipun membahas akan mengusung Anies Baswedan sebagi calon Gubernur DKI Jakarta. Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, kata dia, sejak awal ingin mengusung kader internal untuk maju sebagai calon gubernur Jakarta.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya