Berita

Pertemuan Ketua DPP Said Abdullah dan Ahmad Basarah, dengan Anies Baswedan, pada Juni 2024 lalu/Ist

Politik

Basarah Bocorkan Isi Pertemuan dengan Anies Jelang Pendaftaran Pilkada

MINGGU, 17 NOVEMBER 2024 | 10:02 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah membongkar isi pertemuannya dengan Anies Baswedan dan Said Abdullah sebelum pendaftaran cagub-cawagub ke KPU DKI Jakarta beberapa waktu lalu. 

Awalnya Basarah mengurai tentang kerjasama politik antara PKB dengan PDIP pada Juni 2024, untuk mengusung calon gubernur dan wakil gubernur. Sebab diperlukan 20 persen untuk ambang batas pencalonan kepala daerah. 

Kemudian PDIP mengusung calon sendiri lantaran PKB memilih mendukung paslon lain. Basarah pun menegaskan bahwa Anies Baswedan yang akan diusung PDIP.


Basarah mengatakan, sejumlah pimpinan DPP PDI Perjuangan pernah menyampaikan bahwa Anies dilirik untuk dicalonkan sebagai gubernur DKI Jakarta oleh partai moncong putih itu. 

Ini antara lain ditegaskan oleh Ketua DPP PDI Puan Maharani, Sekjen PDIP Hasto Kristyanto, dan petinggi PDIP Eriko Sotarduga. 

Bahkan Said Abdullah pernah menyebut PDIP telah mempertimbangkan mantan Wali Kota Semarang, Hendar Prihadi, untuk mendampingi Anies Baswedan di Pilkada Jakarta.

"Pertemuan pasca Putusan MK nomor 60, antara Anies Baswedan dengan saya dan Pak Said Abdullah bahkan telah membicarakan kerja sama ideologis," kata Basarah dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 17 November 2024.

Hal ini, kata Basarah, untuk mencari titik temu antara pandangan kelompok Islam dengan kaum nasionalis Soekarnois yang acapkali sering dibenturkan akibat dampak politik desoekarnoisasi di era Orde Baru.

Dalam pertemuan itu, Anies menyampaikan kesepakatannya untuk menjadi jembatan silaturahmi antara kelompok Islam dengan nasionalis.

“Khususnya para pendukung Anies agar tercipta persaudaraan kebangsaan yang kokoh antara kelompok Islam dan kalangan nasionalis Soekarnois, khususnya dengan PDI Perjuangan," demikian Basarah.



Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Keempat Kalinya Indonesia Jadi Tuan Rumah PENSA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:25

OMC Bantu Sejukkan Jakarta

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:02

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

TVRI dan PIM Jajaki Kolaborasi Angkat Kiprah Perempuan Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:23

KNMP Kota Sorong Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:00

Modal Asing Kabur Imbas Sentimen MSCI, BI Jamin Likuiditas Rupiah Memadai

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:16

BSI Himpun Dana Tabungan Haji Rp18 Triliun, Nasabah Gen Z Naik 30 Persen

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:15

Wilayah Berdekatan, Mengapa Jakarta Lebih Panas Saat Bogor Masih Diguyur Hujan?

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:03

KemenHAM Tampilkan Peta Pemenuhan Hak Dasar Hingga Tingkat Desa Berbasis Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:35

Selengkapnya